Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 10 menggelar kegiatan eco-print di MI Asy-Syairiyah Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian dan kesadaran cinta lingkungan sejak dini melalui pembelajaran kreatif.
Eco-print dipilih sebagai media edukasi karena memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sekolah.
Selain ramah lingkungan, kegiatan ini juga mendorong kreativitas siswa dalam menghasilkan karya bernilai guna.
Kegiatan diikuti siswa kelas 5, 6A, dan 6B yang digabung dalam satu sesi pembelajaran. Mahasiswa KKN-MIT mengenalkan teknik eco-print mulai dari pemilihan daun dan bunga, penyusunan motif, hingga proses pencetakan pada tas kanvas.
Siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Tas kanvas hasil eco-print yang mereka buat dapat langsung digunakan, sehingga memberikan kebanggaan tersendiri atas karya yang dihasilkan.
Salah satu guru MI Asy-Syairiyah, Ikhwan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai eco-print menjadi pengalaman baru yang mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir siswa.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak mendapat ruang untuk mengembangkan kreativitasnya. Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu memberikan pengalaman belajar yang berbeda di tengah padatnya jam pelajaran,” ujarnya.
Kepala MI Asy-Syairiyah Desa Plumbon, Subkhi, juga menyampaikan dukungan terhadap program tersebut.
Menurutnya, eco-print merupakan inovasi pembelajaran yang selaras dengan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.
“Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung yang melatih kreativitas, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Program eco-print ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKN-MIT Posko 10 UIN Walisongo Semarang.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap siswa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna serta tumbuh menjadi generasi kreatif, inovatif, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.








