Sragen, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (UNDIP) , Johnatan Febian Revero, menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Pemanfaatan Sistem Aquaponik dengan Media Galon Bekas sebagai Upaya Ketahanan Pangan dan Pengembangan UMKM” di RT 09 Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Rabu (28/01/2026).
Kegiatan KKN UNDIP ini berlangsung di kediaman Ibu Ida selaku Ketua RT 09 dengan sasaran utama ibu-ibu PKK.
Program ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan galon air mineral bekas sebagai media budidaya ikan dan tanaman secara sederhana, praktis, dan hemat biaya.
Program tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan lahan pekarangan warga serta tingginya ketergantungan terhadap bahan pangan dari luar daerah.
Melalui sistem aquaponik sederhana, masyarakat didorong untuk memproduksi kebutuhan pangan secara mandiri di lingkungan rumah tangga.

Dalam kegiatan tersebut, Johnatan menjelaskan tahapan pembuatan sistem aquaponik menggunakan galon bekas.
Ia memaparkan proses pembersihan wadah, pemasangan dudukan dan kran pembuangan air pada bagian mulut galon, serta pembuatan lubang di bagian atas untuk menempatkan netpot berisi media tanam rockwool dan bibit sayuran.
Sistem aquaponik ini dirancang tanpa penggunaan aerator sehingga lebih mudah diterapkan oleh masyarakat.
Selain praktik pembuatan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pemeliharaan ikan dan tanaman, seperti pemberian pakan, penggantian air secara berkala, serta menjaga kebersihan wadah budidaya agar sistem berjalan optimal.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari ibu-ibu PKK RT 09 Desa Kacangan karena dinilai mudah dipahami dan aplikatif.
Selain berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga, sistem aquaponik berbasis galon bekas juga membuka peluang usaha kecil skala rumah tangga.
Melalui program ini, mahasiswa Universitas Diponegoro berharap masyarakat dapat memanfaatkan barang bekas secara produktif, meningkatkan kemandirian pangan keluarga, serta mendorong penguatan ekonomi rumah tangga secara berkelanjutan.








