33.1 C
Semarang
, 2 April 2026
spot_img

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Tanah Amblas di Ungaran, Instruksikan Bantuan Cepat

Dalam perjalanan menuju Solo, Luthfi bahkan meminta rombongannya keluar di Exit Tol Ungaran setelah menerima laporan adanya tanah amblas yang mengancam sejumlah rumah warga.

UNGARAN, Jatengnews.id  – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau lokasi tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (13/2/2026).

Dalam perjalanan menuju Solo, Luthfi bahkan meminta rombongannya keluar di Exit Tol Ungaran setelah menerima laporan adanya tanah amblas yang mengancam sejumlah rumah warga.

Setibanya di lokasi, ia langsung berdialog dengan warga dan meninjau titik tanah ambles yang menyebabkan bangunan retak hingga menggantung.

“Katanya ada longsor, sebelah mana, saya mau lihat,” ujar Luthfi saat tiba di lokasi.

Sejumlah warga mengaku terkejut atas kunjungan mendadak tersebut. Mereka kemudian mengantar gubernur ke titik terdampak.

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa terjadi pada Kamis siang (12/2/2026) saat hujan deras mengguyur wilayah Ungaran. Air dari kebun di bagian atas perumahan mengalir deras ke permukiman. Tak lama kemudian, tanah di halaman rumah milik Sukarno dan Imam ambles, menyebabkan dinding rumah retak dan sebagian bangunan menggantung.

Melihat kondisi tersebut, Luthfi menilai rumah-rumah terdampak tidak lagi aman untuk dihuni.

“Niku pripun, kok parah ya. Berapa rumah yang kena? Retak begini bahaya, sampai gantung begitu. Suruh pindah saja ini,” katanya saat meninjau lokasi.

Di lokasi, Luthfi langsung menghubungi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, untuk segera datang membahas langkah penanganan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Pak Bupati, kebetulan saya ada di lokasi. Saya tunggu ya, kita diskusi,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Tak lama berselang, ia kembali melakukan panggilan kepada Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah. Ia menginstruksikan kedua dinas tersebut untuk segera turun ke lokasi.

“Dinas kita turun ke sini. Satu gang ini harus dibantu semua,” tegasnya.

Gubernur meminta agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan sosial dan penanganan teknis untuk mencegah longsor meluas. Ia juga meminta Ketua RT setempat untuk aktif berkoordinasi terkait kebutuhan mendesak warga.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Penanganan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mitigasi jangka menengah agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini kan tidak mungkin ditempati. Nanti biar Dinsos bantu masyarakat sini, Dinas PUPR juga sudah saya suruh ke sini agar tidak merambat ke tempat lain,” katanya.

Peristiwa tanah amblas ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi mengingat kawasan perumahan berada di kontur tanah perbukitan yang rawan pergerakan tanah. Pemerintah memastikan langkah cepat dan terpadu dilakukan demi menjamin keamanan warga terdampak.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN