Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-21 Posko 7 UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan pelatihan pemulasaraan jenazah di GOR Balai Desa Limpung, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Senin (02/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait kewajiban fardu kifayah sesuai syariat Islam.
Pelatihan diikuti perwakilan setiap dusun dengan komposisi dua laki-laki dan dua perempuan untuk memastikan pemerataan pemahaman di seluruh wilayah desa.
Materi disampaikan secara komprehensif, mulai dari persiapan dan pemotongan kain kafan hingga tata cara memandikan jenazah sesuai tuntunan syariat.
Mahasiswa KKN turut menggandeng Bapak Ali selaku Lebe Desa Limpung untuk memberikan arahan teknis dan berbagi pengalaman lapangan.
Kehadiran tokoh agama setempat dinilai memperkuat pemahaman peserta terhadap praktik pemulasaraan yang benar.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UIN Walisongo. Kegiatan ini penting untuk regenerasi petugas pemulasaraan di desa, karena selama ini masih didominasi kalangan sepuh. Dengan praktik langsung, warga jadi lebih siap dan tidak bingung saat menghadapi situasi duka,” ujar Bapak Ali.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi pelatihan.
Ibu Kusfiyah, salah satu perwakilan dusun, mengaku pelatihan ini memberikan keberanian dan pemahaman teknis yang sebelumnya belum dimiliki, terutama dalam menyiapkan kain kafan secara rapi dan efisien.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MIT 21 UIN Walisongo Posko 7 berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan serta kemandirian dalam pelaksanaan fardu kifayah.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam penguatan pendidikan keagamaan dan pengabdian sosial di Desa Limpung.







