29 C
Semarang
, 16 Februari 2026
spot_img

Mahasiswa KKN UNDIP Rancang Desain Peternakan Terpadu dan Jogging Track di Desa Bojong Wetan

Desain peternakan terpadu mencakup kandang kambing, kandang ayam, kandang kelinci, serta area pendukung seperti tanaman hidroponik.

Pekalongan, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 49 Universitas Diponegoro (UNDIP) merancang desain peternakan terpadu dan jogging track di Desa Bojong Wetan sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana prasarana desa sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, Kamis (5/2/2025).

Program ini diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting lahan peternakan serta area terbuka desa.

Mahasiswa mengumpulkan data melalui observasi dan diskusi bersama perangkat desa serta warga sebelum menyusun konsep perancangan.

Desain peternakan terpadu mencakup kandang kambing, kandang ayam, kandang kelinci, serta area pendukung seperti tanaman hidroponik.

Mahasiswa merancang konsep tersebut secara terintegrasi agar pengelolaannya lebih efisien, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Selain itu, mahasiswa memanfaatkan sisa lahan dengan merancang jogging track desa sebagai fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau.

Jalur lari ini direncanakan mengelilingi area peternakan dan lahan terbuka dengan desain sederhana, aman, serta menyesuaikan kondisi lingkungan setempat.

Kehadiran jogging track diharapkan dapat menjadi sarana olahraga warga sekaligus memperindah tata ruang desa.

Untuk mendukung realisasi program, mahasiswa juga menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) sebagai acuan pemerintah desa dalam menyiapkan kebutuhan pendanaan.

Langkah ini dilakukan agar desain yang telah dibuat dapat segera ditindaklanjuti sesuai prioritas pembangunan desa.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa seluruh desain mempertimbangkan kondisi lahan, kebutuhan masyarakat, serta keterjangkauan biaya.

“Desain ini kami susun agar mudah dipahami dan dapat menjadi acuan pengembangan desa ke depan,” ujarnya.

Perangkat desa dan warga menyambut positif program tersebut karena dinilai memiliki manfaat jangka panjang.

Desain peternakan terpadu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan desa, sementara jogging track dapat mendorong gaya hidup sehat serta mempererat interaksi sosial masyarakat.

Program ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pembangunan Desa Bojong Wetan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN