28 C
Semarang
, 21 Februari 2026
spot_img

Menimba Ilmu di Usia Senja, Ratusan Lansia Ikuti Pesantren di Masjid Agung Demak

Rasakan suasana religius di Masjid Agung Demak selama Ramadan. Ikuti kegiatan Pesantren Ramadan yang membawa kedamaian.

DEMAK, Jatengnews.id – Suasana religius dan penuh ketenangan terasa kuat di Masjid Agung Demak selama bulan suci Ramadan. Ratusan santri lansia dari berbagai daerah di Indonesia tampak khusyuk mengikuti Pesantren Ramadan yang digelar di masjid bersejarah peninggalan Walisongo tersebut.

Setiap sore selepas Salat Ashar, serambi masjid dipenuhi para jamaah lanjut usia yang mengikuti pengajian. Dengan duduk rapi, para santri lansia menyimak kajian keagamaan yang disampaikan para kiai, mulai dari materi fikih, akhlak, hingga penguatan ibadah sehari-hari.

Masjid Agung Demak memang dikenal sebagai pusat penyebaran Islam sekaligus pusat pendidikan agama sejak berabad-abad lalu. Memasuki Ramadan, aktivitas keagamaan di masjid ini semakin meningkat. Jamaah dan peziarah datang tidak hanya untuk menunaikan salat, tetapi juga memperdalam ilmu dan memperkuat keimanan.

Program Pesantren Lansia menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati. Para peserta berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang dari Sumatra dan Kalimantan. Mereka dengan sukarela meninggalkan keluarga sementara waktu demi mengikuti rangkaian ibadah dengan lebih fokus dan tenang.

Salah seorang santri lansia asal Jambi, Untoro, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Di usia seperti ini masih bisa mondok dan belajar agama itu luar biasa. Di sini kami merasa lebih khusyuk dan damai,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Sementara itu, santriwati lansia asal Kota Semarang, Uni Lidya, menilai program ini sangat bermanfaat bagi lansia.

“Kegiatannya teratur, materinya mudah dipahami, dan suasananya sangat kekeluargaan. Ini membuat kami betah,” katanya.

Pesantren Lansia ini diperuntukkan bagi masyarakat berusia 56 tahun ke atas. Selama mengikuti kegiatan, para santri mendapatkan fasilitas tempat tinggal sementara serta pendampingan. Seluruh kegiatan diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Saat ini tercatat sebanyak 135 santri dan santriwati lansia mengikuti Pesantren Ramadan di Masjid Agung Demak. Lurah Pondok Lansia, Zaenuri, mengatakan program ini bertujuan memberikan ruang belajar dan silaturahmi bagi para lansia.

“Kami ingin para lansia tetap aktif, memiliki semangat ibadah, dan merasa bahagia menjalani Ramadan,” jelasnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN