SEMARANG, Jatengnews.id – Kepastian rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2026 hingga kini masih belum jelas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait pembukaan seleksi tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, mengatakan bahwa saat ini pihaknya baru diminta untuk melakukan kajian kebutuhan formasi, tanpa kepastian waktu rekrutmen.
“Belum ada. Namun ini kita baru diminta untuk mengkaji,” ujarnya, Rabu (24/3/2026).
Sumarno menjelaskan, kewenangan rekrutmen ASN sepenuhnya berada di pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya bertugas mengusulkan kebutuhan pegawai sesuai kondisi masing-masing.
“Penetapan nanti dari pusat. Kita hanya mengkaji kebutuhan formasi di Jawa Tengah,” jelasnya.
Meski demikian, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemprov Jateng dipastikan tetap ada, terutama untuk menggantikan aparatur yang memasuki masa pensiun. Hingga kini, proses perhitungan kebutuhan tersebut masih berlangsung.
Sektor pendidikan menjadi yang paling mendesak, mengingat jumlah tenaga pendidik di Jawa Tengah mencapai sekitar 25 ribu orang.
Di tingkat nasional, pemerintah juga masih melakukan evaluasi. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut keputusan pembukaan CASN 2026 akan mempertimbangkan kondisi fiskal dan kemampuan anggaran negara.
Jika rekrutmen dibuka, skema yang digunakan kemungkinan berbasis prioritas pada sektor strategis.
Sementara itu, masyarakat masih menunggu kepastian. Lina (26), warga Semarang, mengaku berharap seleksi CASN segera dibuka.
“Sejauh ini saya belum dapat informasi kalau ada pembukaan seleksi CPNS,” ujarnya.
Ia menilai profesi ASN masih menjadi pilihan menarik karena menawarkan stabilitas ekonomi di tengah sulitnya mencari pekerjaan.
“Harapannya bisa segera dibuka, karena jadi PNS cukup menjanjikan untuk masa depan,” katanya.(02)











