28 C
Semarang
, 31 Maret 2026
spot_img

Rektor Baru UIN Walisongo Siapkan Akselerasi Kampus, Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Prof. Musahadi juga menekankan pentingnya kerja kolektif dan kolaboratif dalam membangun kampus

SEMARANG, Jatengnews.id – Rektor baru Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Musahadi, M.Ag menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus mempercepat transformasi kampus ke depan.

Beliau menyampaikan hal tersebut usai kegiatan pisah sambut rektor di Auditorium II Gedung Prof. Tgk. Ismail Yaqub, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Selasa (31/3/2026).

Dalam kepemimpinannya, Prof. Musahadi mengusung semangat continuity and change, yaitu melanjutkan capaian sebelumnya sembari menguatkan inovasi secara lebih agresif.

“Yang jelas, kami tetap melanjutkan apa yang telah tercapai. Dalam semangat continuity and change, kami akan mengembangkan program ini ke depan secara lebih agresif,” ujarnya saat ditemui Jatengnews.id, Selasa (31/3/2026).

Beliau menegaskan bahwa kampus akan memfokuskan arah pengembangan pada penguatan visi sebagai universitas yang berorientasi pada nilai kemanusiaan, kebangsaan, dan perdamaian.

“Visi misi kami adalah menguatkan universitas ini menjadi institusi yang berdaulat dalam kesatuan dan kebangsaan untuk kemanusiaan serta perdamaian,” jelasnya.

Prioritas Konsolidasi Internal

Pada awal masa jabatannya, Prof. Musahadi menjadikan konsolidasi internal sebagai prioritas utama. Ia menilai fondasi yang kuat menjadi kunci untuk mendorong percepatan capaian institusi.

“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah membangun harmoni dan memperkuat fondasi konsolidasi kita,” tegasnya.

Setelah itu, pihaknya akan membuka ruang seluas-luasnya bagi kreativitas sivitas akademika serta mendorong akselerasi program strategis kampus.

“Kemudian, kami akan memberi ruang luas untuk kreativitas dan inovasi, serta memunculkan akselerasi agar kita bisa mencapai target,” lanjutnya.

Mendorong Kerja Kolektif dan Sinergi

Prof. Musahadi juga menekankan pentingnya kerja kolektif dan kolaboratif dalam membangun kampus. Ia mengajak seluruh elemen kampus bersinergi demi kemajuan bersama.

“Prinsip saya adalah bergandengan untuk maju bersama. Jadi, kami akan menyatukan semua potensi yang ada dan bersinergi,” katanya.

Menurutnya, UIN Walisongo harus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Terkait target peningkatan peringkat kampus, Prof. Musahadi mengakui hal tersebut tetap menjadi perhatian. Namun, ia menegaskan bahwa dampak nyata perguruan tinggi jauh lebih penting.

“Kami akan berusaha mengangkat peringkat universitas. Tapi yang paling penting adalah bagaimana dampak kehadiran kami bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menilai capaian akademik dan peringkat tidak akan berarti jika tidak memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

“Apalah artinya peringkat jika tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, ke depan UIN Walisongo akan menitikberatkan program-program pada manfaat nyata, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dengan arah kebijakan tersebut, Prof. Musahadi berharap UIN Walisongo mampu tampil sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan berdampak bagi masyarakat luas. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN