SEMARANG, Jatengnews.id — Bertepatan dengan momentum Hari Buruh, PLN UID Jawa Tengah melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang menunjukkan aksi nyata pengabdian dengan mengirimkan 108 personel relawan kelistrikan ke wilayah Kalimantan.
Penugasan ini bertujuan untuk mempercepat program Listrik Desa (Lisdes) guna mewujudkan pemerataan akses energi hingga ke pelosok negeri.
Salah satu relawan yang terjun langsung adalah Safuwan, personel tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Semarang. Saat ini, ia bertugas di Kecamatan Blantikan, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, tepatnya di Desa Benautan dan Desa Kahingai.
Penugasan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang andal di wilayah dengan tantangan geografis kompleks. Di lapangan, Safuwan dan tim terlibat dalam berbagai tahapan teknis, mulai dari, survei medan lapangan yang berat. Penarikan jaringan tegangan menengah dan rendah dan Pemasangan tiang listrik hingga penyambungan ke rumah warga.
Meski harus menghadapi akses jalan yang terbatas dan cuaca yang tidak menentu, semangat para relawan tidak surut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memastikan kualitas infrastruktur tetap sesuai standar keselamatan (K3) dan keandalan PLN.
Manager PLN UP3 Semarang, Ricki Yakop, menyampaikan bahwa partisipasi pegawai dalam program ini adalah bentuk kontribusi nyata insan PLN terhadap agenda pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan rasio elektrifikasi.
“Keikutsertaan Safuwan sebagai relawan di Lamandau merupakan representasi semangat kami untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran listrik di Desa Benautan dan Desa Kahingai dapat segera mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, serta meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Ricki.
Bagi Safuwan, penugasan ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan misi kemanusiaan. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari sejarah hadirnya terang di desa-desa terpencil.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Meski penuh tantangan fisik dan medan, ada kebanggaan tersendiri saat melihat masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik akhirnya bisa teraliri energi. Semoga ini membawa perubahan positif bagi warga,” ungkap Safuwan.
Melalui program Lisdes, PLN optimis listrik dapat menjadi penggerak utama kesejahteraan. PLN berkomitmen untuk terus melanjutkan program elektrifikasi secara berkelanjutan demi menyediakan energi yang berkeadilan bagi seluruh penjuru nusantara. (01).






