SEMARANG, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Jumat, 31 Juli 2026 cenderung cerah berawan. Namun masyarakat diimbau waspada potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah.
Prakiraan ini berlaku selama 12 jam mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB.
BMKG menyebut pagi hari di seluruh wilayah Jateng umumnya cerah – cerah berawan.
Memasuki siang, sore hingga awal malam cuaca berubah menjadi cerah berawan – berawan dengan potensi hujan ringan – sedang tidak merata.
Hujan paling berpotensi terjadi di Pegunungan Tengah, Pantura sisi selatan, sebagian Jawa Tengah timur dan sekitarnya.
Angin bertiup dari arah Timur – Selatan dengan kecepatan 05 – 35 km/jam. Suhu udara berkisar 16°C sampai 34°C dan kelembapan 45%.
Prakiraan Cuaca Semarang
Khusus Kota Semarang, BMKG memprakirakan:
– Pagi – siang : cerah – cerah berawan
– Sore – awal malam: berawan, potensi hujan ringan pada awal malam hari
– Angin: Timur – Selatan, 05 – 30 km/jam
– Suhu: 25 – 34°C
– Kelembapan: 45 – 75%
Berdasarkan pengamatan pukul 06.00 WIB, kondisi Semarang terpantau cerah dengan suhu 25.4°C, kelembapan 83%, dan angin tenggara 15 km/jam.
Beberapa Kota di Jateng Berpotensi Hujan
Dari data BMKG, sejumlah kota diprakirakan diguyur hujan:
– Hujan Ringan – Sedang: Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kendal, Batang
– Hujan Ringan : Mungkid, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Demak, Ungaran, Kajen, Pemalang, Slawi, Magelang, Surakarta, Semarang
Sementara wilayah yang diprakirakan cerah berawan – berawan tanpa hujan antara lain Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Wonogiri, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Brebes, Pekalongan, Tegal, Bumiyayu, Majenang, dan Ambarawa.
Kondisi Gelombang Laut
Untuk pelayaran, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah berkisar 0.5 – 2.5 meter. Sedangkan di Perairan Selatan Jawa Tengah 1.25 – 2.5 meter.
Masyarakat di daerah rawan hujan diminta waspada terhadap jalan licin dan potensi genangan air.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


