22.2 C
Semarang
, 2 August 2021
spot_img

Beredar Video Rumdin Antre Pasien Covid-19, Ini Kata Wali Kota Semarang

Semarang, Jatengnews.id – Sebuah video yang memperlihatkan tempat isolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang penuh viral di media sosial. Dalam video memperlihatkan pasien Covid 19 yang isolasi harus berjajar mengantre untuk memasuki rumah dinas. Terlihat beberapa ambulan juga ikut berjejer di lokasi tersebut.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi angkat bicara dan membenarkan jika tempat isolasi di Rumdin Wali Kota Semarang memang sempat penuh. Namun, pagi tadi pasien yang isolasi di tempat itu sudah berkurang.

“Jadi jumlahnya fluktuatif, tadi malam memang benar namun pagi tadi ada banyak yang keluar 80 orang,” jelasnya saat ditemui di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, tingkat penularan Covid 19 memang cepat. Namun, di sisi lain, kesembuhannya juga begitu cepat. Ia minta masyarakat tak perlu khawatir.

“Soal isu tentang penuhnya rumah sakit memang iya, tapi kalau ruang isolasi itu tidak,” katanya.

BACA JUGA:  Usai Jalani Isolasi Terpusat, Seluruh Warga Kudus Dipulangkan

Dia mengatakan, angka Covid-19 yang tinggi disebabkan karena tingkat kedisiplinan warga  mulai menurun. Ia minta masyarakat saling menjaga antara satu dengan yang lainnya.

Beberapa kali dia menemui pasien Covid-19  kebanyakan mereka diisolasi di rumah dinas dengan keluarga. Hal itu menunjukan jika penyebarannya sudah sampai pada lingkup keluarga.

“Beberapa kali saya temui warga yang isolasi, saya tanya di sini dengan siapa, ternyata dengan  suaminya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Terkendala Nakes, Ganjar Sampaikan Pesan Menyentuh Buat Orang Tua Mahasiswa Kesehatan

Ia mengatakan, saat ini memang kasus Covid 19 di Kota Semarang melonjak pascalebaran. Dari yang awalnya 300 pasien untuk warga Kota Semarang, kini menjadi 797 orang. Sedangkan dari luar kota mencapai 550 orang.

“Artinya naik naik hingga 300 persen. Maka perlu dibuat kebijakan yang strategis untuk menekan penyebaran Covid,” tutupnya. (Majid-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan