30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Budidaya dan Ciptakan Pakan Ikan Mandiri Jadi Wisata Edukasi Perikanan di Desa Tlogoweru Demak

Demak, Jatengnews.id – Di Kabupaten Demak terdapat tempat budi daya ikan lele, mulai dari pembibitan, pembesaran, hingga menciptakan pakan ikan secara mandiri. Lokasi budi daya ikan lele tersebut berlokasi di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Kepala Desa Tlogoweru Soetedjo saat dikunjungi tim Jatengnews.id menyampaikan, saat ini budidaya sekaligus membuat pakan ikan mandiri menjadi tempat wisata edukasi perikanan di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur Demak.

Ia juga menyampaikan, saat ini juga sedang berupaya untuk terus mengembangkan budi daya perikanan di desa yang dipimpinnya. Meskipun sudah berjalan, pihaknya akan mencari inovasi baru untuk mengembangkan budi daya ikan lele tersebut.

“Kami sudah punya pembibitan ikan lele, karena bibit itu penting, kalau kita ingin sukses ya harus bibit yang berkualitas,” tuturnya, saat ditemui di rumahnya, Kamis (16/9/2021)

Tidak hanya itu, pembesaran ikan lele pun sedang dijalankannya. Ia terus melakukan inovasi-inovasi baru, sekarang yang sedang ditekankan adalah memproduksi pakan ikan sendiri.

“Sebagai pemimpin, kemudian saya berpikir bagaimanakah cara membesarkan ikan lele dengan waktu tertentu, bisa gemuk, bisa besarm Akhirnya ketemu, bikin pakan secara mandiri. Akhirnya kami bisa memodifikasi mesin, mencetak pakan, membuat pakan, dengan kadar protein yang cukup, sehingga bagus untuk lele pembesaran itu,” kata Pria berusia 60 tahun ini.

Pakan ikan mandiri dari Desa Tlogoweru, (Foto : ist)

Menurutnya dengan memproduksi pakan ikan secara mandiri, bisa menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk budi daya ikan lele.

BACA JUGA:  Tenggelam Saat Mencari Ikan, Misbah Warga Jepara Ditemukan Meninggal

“Jadi kita tidak perlu mendatangkan pakan dari luar yang habis di transportasinya. Jadi kita cetak pakan di bumi Tlogoweru sendiri,” ujarnya.

Ternyata, lanjutnya, banyak dari berbagai daerah lain pesan pakan ikan di Tlogoweru. Namun karena produksi terbatas, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan para petani ikan lele di Tlogoweru dulu.

“Banyak yang pesan, kami kewalahan. dari berbagai wilayah, Kudus Jepara, Ungaran, Salatiga. Tetapi sekarang kami lebih fokus pada pembinaan untuk para petani lele, di sekitar kanan kiri saja karena produksinya terbatas,” paparnya.

BACA JUGA:  Panglima Sebut Indonesia Sedang Perang

Lebih lanjut, Ia menyampaikan untuk bahan pembuatan pakan ikan lele yang dibuat meliputi kedelai, tepung ikan, dan masih ada campuran yang lain.

“Nah seperti cara pembuatan pakan ikan seperti apa, sistemnya seperti apa, mekanisme seperti apa, orang luar daerah akan tertarik. Kemudian mereka akan datang ke Tlogoweru untuk belajar. Jadi Tlogoweru merupakan Wisata Edukasi,” terangnya.

Ia berharap dengan pembinaan di sektor perikanan, bisa membuka dan menyerap tenaga kerja untuk masyarakat Tlogoweru. Supaya kesejahteraan masyarakat segera bisa tercapai.

“Namun kembali lagi, kalau mau dikembangkan lebih luas otomatis modalnya harus tambah, tempatnya harus diperluas. Ini baru cari tempat yang cocok, karena pengolahan pakan ikan, kan ada tepung ikan, jadi berbau. Sehingga kami sedang mencari tempat yang tepat, sesuai arah mata angin, supaya tidak berbau,” paparnya.(Adv/ Sukri-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan