25.5 C
Semarang
, 10 July 2021
spot_img

Desa Jati Wakili Karanganyar Lomba Kampung Tertib Lalin Jawa Tengah

Karanganyar, Jatengnews.id – Untuk ketiga kalinya Dusun Jati RT 1 RW 7, Desa Jati, Kecamatan Jaten,  Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba kampung tertib lalu lintas tingkat Jawa Tengah.

Sebelumnya tahun 2017,  Dusun Jati,  Desa Jati ini masuk dalam 10 besar. Tahun 2019 juga mewakili Karanganyar dan berhasil meraih juar kedua. Tahun 2020, lomba ditiadakan karena awal masa pandemi Covid-19.

Dalam lomba kampung tertib lalu lintas tahun 2021 ini, Dusun Jati akan bersaing dengan kampung lainnya yang berasal dari Kabupaten Jepara, Semarang, Wonogiri dan Grobogan.

Jika terpilih menjadi juara pertama di Jateng, Dusun Jati akan mewakili Jawa Tengah ke ke tingkat nasional,  yang akan bersaing dengan berbagai kampung terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia.

Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla melalui Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito menyatakan, Dusun Jati, Desa Jati Kecamatan Jaten ini terpilih mewakili Karanganyar, berdasarkan seleksi di internal Polres Karanganyar.

Hasil seleksi ini jelas Wakapolres, langsung dikirim ke Polda Jateng, untuk  dilakukan seleksi kembali.

“Kami berharap kampung tertib lalu lintas di Dusun Jati dapat menjadi pelopor bagi kampung di wilayah lain, untuk memberikan edukasi yang efektif, dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas,”katanya.

BACA JUGA:  Menuju Demak, Jokowi Lewati Jalan Pantura Rusak Terdampak Rob

Sementara itu, tim penilai yang juga Kasi Standar Cegah dan Tindak Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jateng Kompol Sukendro mengatakan, usai melakukan penilaian kepada sejumlah wartawan, Selasa (15/06/2021) menyampaikan, lomba kampung tertib lalu lintas ini merupakan salah  satu upaya untuk menekan angka kecelakaan, dan memantik  kesadaran warga untuk tertib berlalu lintas yang dimulai dari kampung.

“Jika di kampung sudah terbiasa dengan bersikap tertib berlalu lintas, maka ketika keluar dari kampung, kebiasaan tertib itu akan terbawa,”ujarnya.

BACA JUGA:  Tim SAR Terus Cari Korban Tenggelam di Bengawan Solo

Disisi lain, dalam penilaian lomba tersebut, tim penilai lomba  melihat adanya tempat simulasi ujian SIM C, yang dibuat permanen di halaman salah satu rumah.

 Selain itu, di sejumlah sudut kampung, dipasang beragam rambu-rambu lalu lintas, sebagai media edukasi bagi warga tertib berlalu lintas. Bahkan di salah satu sudut jalan, dijaga sejumlah linmas yang memantau warga yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas. Seperti tidak menggunakan helm dan menggunakan kendaraan yang tidak sesuai standar.

“Sebelum mengikuti lomba, warga kami memang sudah terbiasa tertib berlalu lintas. Bahkan di pos jaga, anggota Linmas selalu mengingatkan warga yang tidak tertib berkendara,” terang Haryanta, Kepala Desa Jati. (Iwan-02).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan