32 C
Semarang
, 28 July 2021
spot_img

Gojek Telah Vaksinasi Mitra Driver di 29 Kota/Kabupaten

Semarang, Jatengnews.id – Chief Transport Officer Gojek, Raditya Wibowo mengatakan, dalam kurun waktu kurang dari empat (4) bulan Gojek adakan vaksinasi mitra driver yang tersebar di 29 kota dan kabupaten.

Pihaknya melihat aktivitas masyarakat di luar rumah semakin tinggi disertai dengan resiko kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di Indonesia meningkat.

“Selama kurang dari empat bulan terakhir, kami terus mengoptimalkan pelaksanaan program vaksinasi agar mitra driver dan pelanggan Gojek semakin aman dan nyaman selama di perjalanan,” kata saat konferensi pers, Selasa (15/6/2021).

Dikatakan, secara intens Gojek berkolaborasi aktif dengan Halodoc, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta berbagai otoritas terkait dalam mempercepat proses vaksinasi bagi mitra Gojek.

Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI, Ahmad Yani mengapresiasi Gojek yang secara proaktif berkontribusi dalam menyediakan layanan transportasi yang aman bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Minimalisir Abrasi, Sibat Ajak Masyarakat Tanam Mangrove

“Dengan bekerja sama baik dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Jangkauan 29 kota hanya dalam waktu kurang dari empat bulan merupakan capaian yang luar biasa,” ucapnya.

Sementara itu, Director of Center for Policy and Public Management, Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Yudo Anggoro menyampaikan, program vaksinasi menjadi fokus banyak pihak tidak hanya karena memberikan dampak baik bagi kesehatan, juga karena dapat meningkatkan rasa aman masyarakat yang dituntut untuk beraktivitas ke luar rumah.

BACA JUGA:  Jalur Lingkar Perbatasan Solo-Karanganyar Jadi Arena Balapan Liar

Terlebih, lanjut dia, di sektor transportasi kami menemukan temuan bahwa faktor pemicu rasa aman masyarakat yang dituntut bepergian adalah program vaksinasi pengemudi transportasi.

“Hal ini tentunya hasil dari upaya kolektif pemerintah serta pihak swasta seperti Gojek yang terus memperluas program vaksinasi sesuai dengan ranah dan industri masing-masing,” paparnya. (Zaidi-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan