30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Hendi Perketat Kegiatan Sosial dan Operasional Kerja

Semarang, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang kembali memperketat aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Hal tersebut dilakukan untuk menekan penularan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Hendi mengatakan kasus corona di Semarang saat ini cenderung meningkat.

“Dibandingkan dua minggu yang lalu, trennya saat ini naik terus. Dari yang semula angka kasus berkisar 300 an, sekarang udah 1300 an,” kata Hendi, Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan, pasien Covid-19 di Kota Semarang 45 persen dari luar kota. Namun, Hendi meminta masyarakat tetap waspada. Jumlah tersebut tak boleh diremehkan.

Hendi juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Walikota Semarang. Dalam surat tersebut, ia kembali memperketat sejumlah aturan, salah satunya acara sosial

“Per hari ini, saya keluarkan Surat Keputusan Walikota. Dalam surat itu mengatur kerumunan massa, kegiatan yang bersifat sosial budaya pernikahan termasuk pemakaman dan lain lain kita batasi. Kalo kemarin kemarin masih boleh 100 orang, mulai hari ini kita batasi jadi 50 orang,” jelasnya

BACA JUGA:  Ganjar Ingatkan Kades Kontrol Ibu Hamil dan Stunting

Selain itu, waktu operasional sektor usaha juga dibatasi. “Sektor usaha yang kemarin kemarin boleh beroperasi sampai jam 23.00 WIB, mulai hari ini kita batasi, hanya boleh beroperasi sampai jam 22.00 WIB,” ungkap dia

Dia mengakui, terkait ekonomi dan sosial budaya ini adalah keputusan yang berat. Namun, sisi kesehatan harus menjadi hal yang utama dan prioritas

BACA JUGA:  Tak Hanya Perempuan, Laki-laki Bisa Program KB

“Mari kemudian kita saling menghormati keputusan ini. Pelaku usaha harus menyesuaikan. Yang punya restoran, yang punya usaha warung tutup jam 22.00 WIB,” ucapnya. (Majid-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan