33 C
Semarang
, 25 September 2022
spot_img

Ikan Asap Desa Wonosari, Olahan Kuliner Lezat UMKM yang Siap Mendunia

Demak, Jatengnews.id – Sentra pengasapan ikan Asap Indah Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak kini siap mendunia. Dengan mengembangkan berbagai ragam inovasi produk, mulai dari pengemasan produk yang menarik mulai dari Mangut Iwak Tongkol Kalengan hingga Frozen Food Ikan Asap.

Ketua Koperasi Asap Indah, Tejo Purwoto menuturkan, Desa Wonosari sendiri menjadi sentra pengasapan terbesar di Jawa. Pengasapan ikan yang ada sejak tahun 2010 itu pun sudah memiliki pasar tersendiri, baik di pasaran lokal hingga saat ini akan dipersiapkan untuk ekspor ke Belanda.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Produk, UMKM Demak Ikuti Sosialisasi Sertifikasi Halal

“Kalau pasar ekspor dari dua tahun yang lalu mulai kita coba. Meskipun belum launching dan belum ekspor sepenuhnya karena kita masih tahap produksi dulu. Mungkin bulan depan bisa kirim,” jelasnya kepada jatengnews.id, Senin (19/09/2022).

“Pangsa ekspor dua tahun yang lalu memang besar. Setelah kita tawarkan ada ketertarikan dari buyer Belanda,” sambungnya.

Tejo menambahkan, dalam pemasaran beberapa tahun terakhir di dalam negeri, pelaku UMKM mulai berani berspekulasi untuk memasarkan ikan menggunakan mobil ke luar daerah.

Ikan asap olahan Desa Wonosari Demak.(Foto:ist)

“Market menengahnya reseller, bahkan Kepala Manyung di Jakarta itu restoran-restoran yang berkelas menengah ke atas sudah mulai kita rambah untuk produk kami,” kata Tejo.

Sementara Kepala Seksi UMKM Dindagkop UKM Demak, Sunarto mengungkapkan, sentra pengasapan ikan di Desa Wonosari mampu memproduksi olahan ikan manyung belasan ton dalam waktu sehari.

“Secara global di kami itu sampai 20 sampai maksimal 25 ton perhari dari semua macam ikan. Ikan Manyung kita 10 sampai 15 ton. Untuk ikan tongkol, pari banyaman, dan pari sekitar 10 ton untuk konsumsi pengolahan dari anggota Asap Indah,” ungkap Sunarto.

Baca juga: Perkuat Sinergitas, Dindagkop UKM Demak Gelar Pertemuan Triwulan Keluarga Besar UMKM Demak Kota Wali

Adapun untuk memenuhi bahan baku ikan di pengasapan tersebut, seringkali ikan didatangkan dari pelbagai daerah lain.

“Kalau ikan manyung itu biasanya dari Probolinggo, Jakarta, Indramayu sedangkan jenis ikan lain dari Juwana dan Rembang,” ucapnya.

“Alhamdulillah dengan kemasan yang sudah cukup baik, penjualan saya lihat makin meningkat dan masyarakat semakin sejahtera,” tandasnya. (Adv/Nizar-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan