30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Jabar Juara Umum PON XX Papua, Jateng Merosot Urutan Keenam

Jayapura, Jatengnews.id – Kontingen Jawa Barat hampir pasti menjadi juara umum dalam perhelatan olahraga terbesar nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, setelah perolehan medali emasnya tak terkejar sehari atau 14 Oktober 2021 sebelum penutupan.

Berdasarkan data dari laman resmi Panitia Besar PON XX Papua hingga Rabu malam pukul 24.00 WIT, juara bertahan Jabar di peringkat teratas dengan mengumpulkan 123 medali emas, 95 perak dan 105 perunggu. Urutan kedua ditempati Jawa Timur dengan capaian 106 emas, 86 perak dan 76 perunggu. Posisi ketiga bertengger DKI Jakarta (97-86-96) diikuti tuan rumah Papua (86-57-93).

Jawa Tengah sendiri  pada PON XIX 2016 menempati peringkat keempat pada PON Papua ini merosot ke posisi  keenam dengan capaian 25 emas, 45 perak dan 63 perunggu. Dua hari jelang penutupan, Jateng  disalip Bali yang menyodok ke tempat kelima dengan 27 emas 21 emas dan 46 emas.

Kabid Binpres KONI Jateng Mugio Hartono menyebut, melesetnya perolehan medali emas di sejumlah cabang-cabang prioritas turut andil pada  seretnya koleksi emas Jateng pada PON Papua. Dia juga menyebut, ada cabang memberikan kejutan dengan melampaui target, namun beberapa cabang andalan lapis kedua yang memiliki atlet potensial juga ikut ‘terpeleset’ dan gagal mempertahankan tradisi medali emas.

”Kami akan evaluasi bersama, karena di PON Papua sangat kompleks faktor yang menjadi pemicu mengapa Jateng tak maksimal dalam perolehan emas,” kata Mugi, yang juga koordinator pelatda PON Jateng itu. Pada Kamis 14 Oktober ini Jateng masih berharap di cabang atletik nomolr 4×400 meter.

BACA JUGA:  Tersandung Aturan LaLiga, Barcelona Sulit Perpanjang Kontrak Baru Lionel Messi

Dua Emas

Dua hari jelang penutupan yang digelar hari ini 15 Oktober 2021, Jateng mendapatkan tambahan dua emas melalui cabang terjun payung dan tinju.

Penerjun andalan Jawa Tengah, Fatoni berhasil meraih medali emas dalam final nomor  ketepatan mendarat perseorangan di komplek Kantor Kabupaten Mimika, Rabu 13 Oktober 2021.

Fatoni meraih emas setelah memperoleh nilai akumulasi 10 babak dengan mendapatkan ketepatan 0,35 Cm.

BACA JUGA:  DPR RI Paryono Imbau Pemudik Patuhi Larangan Mudik

Sedangkan pesaingnya atlet tuan rumah Papua Supriyo memperoleh perak, yang nilainya terpaut 1 Cm dengan mendapatkan ketepatan 0,36 dan  medali perunggu, penerjun Jabar Ismail Doda dengan 0,37 cm.

Fatoni yang merupakan penerjun khusus nomor spesialis perseorangan  Jateng tersebut seusai penyerahan medali menyatakan bersyukur dapat mempersembahkan medali emas dari terjun payung untuk masyarakat Jateng

Menurut Fatoni, dari sebelum berangkat ke Papua hingga saat bertanding terus berdoa, agar medali emas dapat diraih.

“Alhamdulillah  medali emas ini untuk masyarakat Jateng dan seluruh kontingen Jateng dan ternyata doanya dikabulkan oleh Allah SWT”, tutur Fatoni yang juga anggota TNI AU.

Sedangkan cabang tinju mendapatkan emas melalui Willis Boy Riripoy di kelas 91 kg putra setelah mengalahkan petinju Papua Erico Kevin Amanupunjo. Bagi Jateng ini mengakhiri paceklik gelar setelah 25 tahun. Cabang tinju terakhir meraih emas pada PON XIV 1996 di Jakarta. (02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan