25 C
Semarang
, 1 August 2021
spot_img

Jadi Menhan Prabowo Akui Dilema, Kenapa?

Jakarta, Jatengnews.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengakui merasakan dilema setelah menjabat posisinya yang sekarang. Hal inilah yang menjadi alasannya jarang berbicara.

Dilema yang ia maksudkan karena posisi Menhan merupakan posisi vital terkait keselamatan negara.

“Saya kan diangkat jadi Menteri Pertahanan. Jadi pertahanan itu adalah hal yang menyangkut keselamatan negara, keselamatan bangsa. Jadi unsur-unsur pertahanan itu sebetulnya rahasia, sangat rahasia,” ungkapnya dalam bincang bersama di Podcast Deddy Corbuzier dalam kanal Youtubenya yang diunggah Minggu (13/6/2021).

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa suatu negara pasti memiliki pihak-pihak yang tidak menyukai negara tersebut.

“Ini adalah sifat manusia. Bahwa manusia itu selalu akan merebut sumber daya, merebut kekayaaan untuk survive, untuk hidup,” katanya.

Menurutnya, alasan itulah yang membuat masalah pertahanan ini menjadi topik yang sangat sensitif. Oleh karena itu, Prabowo mengakui bahwa sebenarnya enggan untuk berbicara.

BACA JUGA:  Menilik ke Pusat Kerajinan Bedug dan Rebana Kota Wali

Meski begitu, ia juga menyadari bahwa saat ini merupakan era demokrasi. Di mana masyarakat berhak tahu akan kondisi yang ada di sekitarnya.

“Rakyat ingin tahu, ingin tahu kondisinya, ingin tahu masa depannya, ingin tahu keselamatannya. Dan rakyat punya hak untuk tahu,” ujarnya.

Hal inilah yang menimbulkan dilema bagi Mantan Danjen Kopassus tersebut. Karena, di satu pihak dirinya harus menjunjung rahasia, namun di sisi lain rakyat juga ingin tahu.

BACA JUGA:  Diberhentikan Sepihak, PR Persis Tuntut Rehabilitasi Nama Baik

“Nah ini rawan karena ada kelompok-kelompok yang kadang punya ambisi pribadi. Ada kelompok-kelompok yang kadang-kadang dia tega untuk mengorbankan kepentingan bangsa, rakyat, kepentingan yang lebih besar. Bahkan ada sebagian oknum yang mau menjual bangsanya kepada bangsa asing. Ini sejarah kita loh,” tandasnya. (Devan-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan