30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Jokowi Resmikan Peluncuran BT-PKLW Pertama di Malioboro Yogyakarta

Yogyakarta, Jatengnews.id – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran Program Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).

BT-PKLW nantinya akan diserahkan kepada 1 juta PKL dan warung di seluruh Indonesia dengan masing-masing diberikan sebesar Rp1,2 juta.

“Rp1,2 juta cukup menurut hitungan kita dan dimulai pertama kali di kawasan Malioboro Yogyakarta,” kata Jokowi.

Sementara itu, perwakilan komunitas PKL, andong, dan becak kawasan Malioboro, Rudi, mengaku bersyukur dan senang atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

Ia berharap kunjungan Jokowi hari ini di Malioboro dapat meyakinkan para wisatawan bahwa Malioboro aman untuk dikunjungi.

“Kami atas nama segenap komunitas PKL, andong, becak yang ada di kawasan Malioboro sangat bersyukur, dan sangat, sangat berterima kasih dengan harapan kunjungan Bapak Presiden di kawasan Malioboro ini kemudian membuka ruang bahwa Malioboro masih aman tetap dikunjungi, insyaallah tetap aman, dan segera level (PPKM) diturunkan,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Seni Foto Gerak Cepat, Studio Foto Legendaris Semarang yang Tinggal Nama

Turut mendampingi presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa di Yogyakarta masih diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

BACA JUGA:  Keceriaan Anak-anak Jadi Manusia Boneka di Kota Demak Demi Mencari Rupiah

Meski demikian, Airlangga menyebut angka pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta sangat tinggi. “Pertumbuhan ekonomi Yogya Pak Presiden, sebagai laporan 11 persen, Pak. Jadi tinggi sekali,” ujar Airlangga.  (Zaidi-02).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan