30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Kakek Penjaga Kolam Ikan Dipolisikan, Dugaan Penganiayaan di Demak

Demak, Jatengnews.id – Kasmito (74) seorang penjaga kolam ikan desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak, Jawa Tengah memasuki usianya yang sudah lansia harus merasakan dinginnya tembok tahanan.

Lansia yang biasa dipanggil Mbah Minto ini harus menelan pil pahit usai dirinya ditahan oleh pihak Kepolisian Polres Demak dan sekarang berkasnya telah memasuki tahap 2 di Kejaksaan Negeri Demak. Minto dianggap melakukan penganiayaan yang diduga pelaku pencurian pada kolam ikan yang dijaganya.

Sebelumnya diketahui, Minto menjalankan tugasnya sebagai penjaga kolam ikan milik Suhadak. Pada saat itu, Minto memergoki dan menangkap terduga pelaku pencurian ikan di kolam Suhadak pada hari Selasa 7 September 2021 jam 21.00 WIB.

Akan tetapi, yang di duga pencuri melaporkan Minto sebagai terlapor tindak pidana penganiayaan.

Kuasa Hukum Minto, Haryanto menceritakan kronologis sebelumnya, bahwa kolam yang dijaga Minto sering terjadi pencurian ikan bahkan alat-alat perikanan seperti mesin diesel, pompa air sering hilang dicuri orang. Pada suatu malam yakni hari Selasa 7 September 2021 jam 21.00 WIB Minto memergoki pelapor yang berada di dalam kolam sedang mencuri ikan mengunakan alat setrum.

Melihat hal tersebut, lanjut Haryanto, si pencuri mengarahkan setrumnya ke arah Minto secara spontan  Minto mengambil sabit dan langsung menyerang pencuri dengan sabitnya. Haryanto menambahkan apa yang dilakukan oleh Minto telah memenuhi unsur Pasal 49 ayat (1) KUHP.

BACA JUGA:  Hasil Liga Europa, Manchester United ke Final, Arsenal Kandas

“Barangsiapa terpaksa melakukan perbuatan untuk pembelaan, karena ada serangan atau ancaman serangan ketika itu yang melawan hukum, terhadap diri sendiri maupun orang lain; terhadap kehormatan kesusilaan (eerbaarheid) atau harta benda sendiri maupun orang lain, tidak dipidana’. ‘sehingga mbh minto tidak seharusnya dipidana,’ ujar Haryanto yang sekaligus Direktur LBH Demak Raya dalam rilis resminya, Sabtu (9/10/2021)

Sementara itu sekretaris LBH Demak Raya Nanang Nasir, menyayangkan kejadian itu dimana yang menangkap pencuri malah dijadikan tersangka, sementara sang pencuri bebas berkeliaran diluar. Selain itu Nanang juga menyayangkan tidak tercapainya Restoratif Justice (RJ) terhadap perkara ini di mana Minto yang memasuki usia lansia harus menjalani proses pidana.

BACA JUGA:  Pelabuhan Tanjung Emas Layani Tes GeNose untuk Penumpang

Sementara itu Kepala Desa Pasir Karyono, S.Ag., menyampaikan bahwa pemilik kolam yang menjadi korban pencurian sudah melakukan pengaduan dugaan tindak pidana pencurian ke Polres Demak, akan tetapi sampai saat ini belum ada perkembangan terkait pengaduan itu tuturnya.

Disisi lain tokoh pemuda Desa Pasir Jumadi berharap proses penegakan hukum terkait kasus  Minto berjalan dengan prinsip keadilan jika Minto diproses hukum karena dituduh melakukan penganiayaan maka pelapor juga harus diproses karena melakukan tindak pidana pencurian ikan menggunakan setrum, jika ternyata penegakan hukum tidak berimbang maka masyarakat pasir siap bergerak bersama menuntut keadilan untuk Minto. (Sai-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan