30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Kangen Masakan Rumahan, Anggota TNI di Semarang Dirikan Kedai Kuliner Menu Pedesaan

Semarang, Jatengnews.id – Berawal dari kerinduan terhadap masakan dari desa kelahiran, seorang anggota TNI angkatan darat ini memilih membuka kedai kuliner bernuansa desa.

Di kedai ini, menu-menu kuliner masakan desa disuguhkan, menjadi lengkap saat menu-menu tersebut dinikmati di kedai yang memiliki arsitektur tradisional pedesaan itu.

Adalah Kopral Dua (Kopda) Sunawan sang pemilik kedai yang beralamat di Jalan Potrosari 1, Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang tersebut. Ia menamai kedai itu dengan nama “Omahe Dewe”.

Menu yang ditawarkan di Kedai Omahe Dewe cukup bervariasi. Mulai dari gudeg, nasi berkat, jadah bakar, jadah goreng, dan mendoan. Sedangkan menu minumannya antara lain jahe geprek, wedang uwuh, susu jahe, kopi jos, kopi klotok dan teh poci khas dari kampung kelahirannya di Gunung Kidul.

“Ke depan saya berencana akan menambah menu lagi. Seperti nasi geprek ayam bakar, goreng dengan sambal dari berbagai daerah. Sambal bajak khas Jawa Timur, sambal matah dari Bali, pokoknya berbagai daerah akan kami suguhkan di sini. Tujuannya kalau ada orang pendatang yang kangen masakan khas desa nya, tidak perlu pulang. Sebab di sini juga ada,” katanya, saat ditemui Jatengnews.id di kedainya, Sabtu (9/10/2021) Malam.

BACA JUGA:  Ditanya Kenapa Tidak Pasang Baliho, Ganjar: Aku Mikir Covid Sik

Lebih lanjut, ia mengaku sudah menyukai dunia kuliner sejak kecil. Tak hanya sebagai penikmat, namun dirinya juga sangat menyukai proses meracik aneka minuman dan memasak.

Hal itu, terbukti saat dirinya dengan cekatan membuat dan menyuguhkan sendiri pesanan pelanggannya.

“Ya ini tadi karena partner kerja (karyawan) izin tidak masuk, jadi saya ikut membantu melayani pelanggan. Saya sudah biasa masak dari kecil bantu ibu, jadi tidak kaget,” terang Abdi Negara yang bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 400/Banteng Raiders, Srondol, Banyumanik, Kota Semarang.

BACA JUGA:  Kejati Jateng Dukung Vaksinasi Massal, Beri Bantuan Nakes

Meskipun tugas seorang abdi negara cukup berat, pihaknya tetap memprioritaskan. Ia hanya menganggap Kedai Omahe Dewe yang dirintisnya, adalah sebagai sampingan.

“Ketika jam dinas saya tetap berdinas. Setelah selesai, saya ke kedai. Intinya saya prioritaskan tugas abdi negara sebagai prioritas dan usaha ini hanya sebagai sampingan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Kedai Omahe Dewe buka mulai pukul 17.00 Wib hingga 00.00 Wib. (Sukri-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan