30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Kemenkumham Jateng Lakukan Langkah Progresif Evakuasi Kapal di Perairan Nusakambangan

Cilacap, Jatengnews.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah melakukan langkah progresif menyusul tenggelamnya Kapal Pengayoman IV milik Kementerian Hukum dan HAM RI pada Jum’at (17/9/2021).

“Salah satunya adalah konsolidasi dengan otoritas terkait digelar dalam rangka penanganan lalu lintas di perairan Nusakambangan serta evakuasi bangkai kapal Pengayoman IV dan Truk yang tenggelam,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahruddin melalui keterangan yang diterima Jatengnews.id, Minggu (19/9/2021).

Dalam kondolidasi hari juga Pimpinan Tinggi Pratama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Pimti Pratama Kanwil Jateng, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cilacap Capt Purgana dan General Manager PT. Pelindo III (Persero) Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, Sutopo.

Usai pertemuan, Kepala Kantor Wilayah menjelaskan bahwa jajarannya banyak dibantu elemen terkait, mulai Polres Cilacap, Lantamal Cilacap, Basarnas dan Kodim 0703/Cilacap.

“Kita juga dibantu Polair, KSOP, untuk mencari tempat di mana truk itu berada,” jelas Yuspahruddin.

“Sekarang sudah didapatkan truknya. Kemudian akan nanti dilakukan evakuasi terhadap truk itu, sehingga perairan ini, pelayaran bisa berjalan lancar kembali,” tambahnya.

Dari pertemuan itu disepakati, semua pihak akan terus melakukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama secara intens terkait penanggulangan pasca musibah.

“Jadi kami sudah bekerjasama dengan KSOP, Pelindo, dengan Pertamina dan dengan PT SBI. Mudah-mudahan kerjasama yang akan dilakukan, kita bisa mengevakuasi truk yang berada di dalam laut, di perairan ini,” katanya

BACA JUGA:  Libas Taiwan 3-0, Timnas Indonesia Lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023

“Kapal itu nanti, Pengayoman IV, walaupun pengakuan KSOP kapal itu tidak mengganggu pelayaran, tetapi itu juga harus kita evakuasi sehingga pelayaran berjalan lancar,” sambungnya.

Sementara, Kepala KSOP Purgana menyatakan, kesiapan untuk memberikan bantuan kepada Kemenkumham dari sisi teknis. Ia juga menjelaskan, langkah konkrit yang akan dilakukan pihaknya.

“Mudah-mudahan siang ini bersama navigasi, kita akan sweeping untuk muatan yang jatuh di mana. Nanti kita akan tandai dengan sarana bantu navigasi sementara”, ujarnya

BACA JUGA:  Ribuan Warga Gondangrejo Karanganyar Ikuti Vaksinasi Massal

“Kalau itu memang sudah ada tanda, nanti kita akan coba untuk mengevaluasi apakah kapal sudah bisa masuk atau belum. ini kita tunggu aja nanti hasilnya siang ini,” sambungnya.

Dari analisanya, melihat kondisi di TKP, Capt Purgana percaya proses evakuasi berjalan lancar.

“Kalau untuk kapalnya sendiri itu sudah kelihatan dan tidak mengganggu alur. Tinggal ada beberapa truk dan mobil yang harus kita cari posisinya ada dimana. Memang karena alur pelayaran disini cukup rendah, 10,4 meter maksimum,” ungkapnya.

Dia berharap rencana evakuasi berjalan sesuai rencana, mengingat kondisi cuaca di perairan Nusakambangan saat ini cukup baik.

“Mudah-mudahan kita sama sama doakan, biar kita tahu posisi muatan itu ada di mana, sehingga pada akhirnya saya akan mengevaluasi bisa masuk atau tidak kapal-kapal yang akan menuju ke pertamina atau area pulau atau untuk pelabuhan umumnya PT Pelindo,” tandasnya. (01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan