30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Kisah Polwan Jateng, dr Yayuk Raih Pin Emas Kapolri

Semarang, Jatengnews.id – Rasa bangga dirasakan dr Yayuk Sulistyaningsih. Pasalnya, dokter polwan alumni Universitas Sebelas Maret ini mendapatkan penghargaan pin emas dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Penghargaan ini diberikan Kapolri pada saat saat syukuran HUT ke-73 Polwan RI di gedung Rupatama Mabes Polri beberapa waktu lalu,” ungkap dokter berpangkat Kaur Kesmapta ini di kantornya, Selasa (7/9/2021) siang.

Dokter Yayuk yang sehari-hari menjabat Kasubid Kesmapta di Biddokkes Polda Jateng, menyatakan pin emas itu diperoleh atas keberhasilannya sebagai koordinator lapangan vaksinator dan pengendali massa terbanyak dalam rangka penanganan pandemi covid 19 di Jateng, khususnya Kota Semarang.

“Sebetulnya saya tidak terlalu berharap untuk menerima penghargaan. Intinya, saya berusaha sebaik mungkin. Namun pimpinan melihat kinerja saya dalam penanganan pandemi covid 19 di Jateng ini layak menerima penghargaan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bagus Selo : Jika Ada Celeng, Saya Gilas

Bertugas di lapangan dalam penanganan pandemi covid, ungkap ibu dua orang anak ini, membutuhkan ekstra kehati-hatian yang cukup tinggi. “Masyarakat yang dilayani dalam kegiatan vaksinasi sangat beragam. Ada aparat negara, ibu-ibu, pedagang bahkan narapidana,” jelasnya.

Untuk itu, tambah dr Yayuk, proteksi diri harus disiapkan sejak awal. Baik berupa peralatan, pakaian pelindung serta masker yang memenuhi standar untuk tenaga kesehatan.

“Sejauh ini sudah puluhan kegiatan dan ribuan warga masyarakat yang kami tangani. Rasa takut jelas ada, apalagi Covid-19 amat mudah menular. Namun semuanya sudah merupakan bagian dari panggilan tugas selaku polwan dan tenaga medis,” paparnya.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca, Senin 26 April 2021 Solo Raya, Jateng Timur, Semarang Hujan Ringan

Ditambahkannya, masyarakat diharap tidak lengah dalam menghadapi pandemi ini. Protokol kesehatan termasuk pelindung kesehatan seperti masker agar terus digunakan agar tidak tertular Covid-19. (01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan