29.9 C
Semarang
, 9 May 2021
spot_img

Serunya Ngabuburit dengan Suasana Jawa Kuno di Kampung Jawi Semarang

Semarang, Jatengnews.id – Ngabuburit menjelang berbuka puasa di bulan Ramadhan menjadi kebiasaan masyarakat. Biasanya, ngabuburit atau menjelang berbuka puasa identik dengan menikmati suasana sore dan senja yang akan tenggelam di Ufuk Barat.

Salah satu tempat yang asik untuk ngabuburit ada di Kota Semarang. Tepatnya di Angkringan pinggir kali Kampung Jawi, Kalialang Lama, Sukorejo, Gunungpati. Di sana, pengunjung bisa menikmati ngabuburit dengan suasana Jawa kuno. Baik tempat dan sajian makanannya.

Ketua Kampung Jawi Siswanto mengatakan, ngabuburit di Kampung Jawi terbilang ramai. Setiap sore banyak dari komunitas atau warga luar daerah sengaja datang ke Kampung Jawi.

“Mereka sengaja datang ngabuburit karena Kampung Jawi menghadirkan suasana yang berbeda. Yaitu kental dengan suasana Jawa Kuno ala Majapahit. Mulai dari alat tukar berbetuk kepeng dan masakannya bernuansa Jawa semua,” ucapnya saat ditemui di Kampung Jawi, Senin (19/4/2021).

Ia mengatakan, konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk melestarikan budaya Jawa dan menarik pengunjung dengan konsep angkringan dan wisata alam.

BACA JUGA:  Pasar Lepen Shumong, Sajikan Kuliner Beragam dan Pemandangan Asri

Salah satu penjual makanan di Kampung Jawi, Anik mengatakan, masyarakat banyak memburu masakan khas Jawa di Kampung Jawi saat berbuka puasa. Di antaranya, Teh Kawi, Gethuk, dan Nasi Koyor.

“Mayoritas yang jualan di sini masyarakat asli Kalialang. Sehingga cita rasanya dijamin khas Jawa banget,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung dari Kendal, Ahmad mengatakan sengaja ke Kampung Jawi untuk ngabuburit dan berbuka puasa karena tempatnya asri. Selain itu juga menawarkan konsep adat Jawa baik makanan maupun tempatnya.

BACA JUGA:  Lezatnya Berbuka Puasa Ikan Kepala Manyung di Resto Bunyamin And Friends

“Ini bisa menambah kecintaan saya terhadap budaya Jawa melalui sajian makanannya,” ucapnya saat ditanya menu kesukaannya berupa Nasi Jagung.

Ia mengaku, sejak pertama Ramadhan hingga saat ini sudah berkunjung ke Kampung Jawi sebanyak dua kali. Ia merasa kangen dan ketagihan ingin menikmati suasana ngabuburit di Kampung Jawi. (Majid-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan