34 C
Semarang
, 19 September 2021
spot_img

Minimal 15 Kontak Dalam Satu Kasus Covid-19

Karanganyar, Jatengnews.id – Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) menargetkan mininal 15 kontak erat untuk tiap kasus konfirmasi Positif Covid-19. Hal ini menyusul dengan adanya aplikasi Silacak.

Melalui sambungan telepon selularnya, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Karanganyar, Warsito menyampaikan, aplikasi Silacak akan digunakan Babinsa, Babhinkamtibmas dan kader kesehatan tingkat desa untuk melacak kontak erat dari pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Warsito, akun aplikasi Silacak baru turun di Karanganyar. Sampai saat ini baru 15 Puskesmas yang telah  memiliki akun Silacak. Sedang yang 6 puskesmas masih harus menunggu pemberian akun karena masih harus memenuhi sejumlah persyaratan.

“Saat ini Puskesmas melakukan pelatihan kepada petugas  tracer  dalam penggunaan Silacak ini.  Para tracer yang mengikutipelatihan ini antara alain, Babinsa, Babhinkamtibmas dan kader kesehatan di tiap desa. Para tracer akan mengaplikasikannya di lapangan,” jelas Minggu (1/8/2021).

BACA JUGA:  POWERSLAVES Daur Ulang Lagu Lama Versi Baru

Dikatakan Warsito, dengan tingginya tracing, secara otomatis akan menaikkan testing terhadap kontak erat. Sehingga kemungkinan kasus positif Covid-19 akan semakin  tinggi.

‘’Jika kita lebih cepat menemukan kontak erat dan langsung dilakukan karantina, maka itu jauh lebih baik. Dibutuhkan waktu  3 hari untuk menularkan. Makin cepat ditemukan makin cepat ditangani,’’ tandasnya. (Iwan-01).

BACA JUGA:  Ribuan ASN Karanganyar Terima Gaji Ke 13

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan