30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Nikmatnya Rica Mentok Roso Tresno Mbak Lala

Karanganyar (jatengnews.id) − Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, usaha kuliner mulai mewabah di Kabupaten Karanganyar. Hampir di setiap sudut kota, mulai sore hingga malam hari, berbagai warung menawarkan berbagai aneka menu kuliner dengan ciri khas masing-masing.

Salah satu menu yang menarik untuk dinikmati adalah warung makan Rica Mentok dan Masakan Jawa Roso Tresno yang berada di Jengglong Rt 02 Rw 01 Kelurahan Bejen Kecamatan Karanganyar kota.

Warung milik Yudhit Trisna Nirmala (24)  ini, selain menawarkan menu Rica Menthog dengan cita rasa pedas, juga menawarkan aneka masakan Jawa.

Kepada jatengnews.id, wanita yang biasa disapa Lala ini menuturkan, warung miliknya tersebut baru dibuka sejak dua pekan lalu mulai pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 16.OO WIB sore hari.

Meski baru dibuka, ujarnya, masakan yang ditawarkannya mulai mendapat respon dari penikmat dan pencinta kuliner. Terutama untuk menu Rica Mentok. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau dengan Rp 20.000, satu porsi Richa Mentok bisa dinikmati.

BACA JUGA:  Bawaslu Karanganyar Susun Anggaran Pengawasan Pemilu 2024

“Alhamdulillah mas. Sejak dibuka mulai mendapat respon dari masyarakat. Terutama pencinta kuliner. Selain Richa Mentok, saya juga menawarkan masakan khas Jawa. Harganya juga cukup terjangkau,” ujar Lala, Jumat (9/4/2021).

Lala mengaku tidak mempromosikan secara khusus usaha kuliner yang baru dirintisnya tersebut. Dikatakannya, warung yang berada di sekitar rumah sakit umum daerah (RSUD) Karanganyar tersebut mulai dikenal dari penikmat kuliner yang menikmati hasil olahannya.

BACA JUGA:  MU Comeback 3-1 Lawan Spurs

“Tidak ada promosi khusus. Hanya dari mulut ke mulut saja. Alhamdulillah, sekarang mulai ramai. Rencananya, pada malam hari saya akan manfaatkan untuk membuka warung kopi,”terangnya.

Anak pasangan Bambang Sutrisno dan Idiati ini menambahkan, salah satu alasan dia membuka usaha kuliner, untuk melepaskan diri dari ketergantungan orang tua dan ingin memiliki penghasilan sendiri.

“Saya hanya ingin mencoba mandiri dan punya penghasilan sendiri,”pungkas mahasiswa semester akhir FKIP UNS ini. (Iwan-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan