22.2 C
Semarang
, 2 August 2021
spot_img

Operasi Ketupat Candi 2021: Terjadi Peningkatan Jumlah Laka

Karanganyar, Jatengnews.id – Operasi Ketupat Candi tahun 2021 secara resmi berakhir Senin (17/5/2021) pukul 00.00 WIB kemarin. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan operasi secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terkendali, aman dan kondusif.

“Namun di sisi lain, jika dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi peningkatan jumlah angka kecelakaan lalu lintas,” kata Kanit Laka  Iptu Anggoro mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla melalui sambungan telepon selulernya Selasa (18/5/2021).

Pihaknya menyampaikan, angka kecelakaan dalam operasi ketupat candi ini sebanyak 31 kasus, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 27 kasus, sebanyak 30 tilang yang mengakibatkan laka lantas, teguran nol, jumlah meninggal dunia 1 orang dan sama dengan tahun lalu.

Sedangkan untuk jumlah kerugian, jelas Iptu Anggora, Rp11,1 juta mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 12,4 juta.

BACA JUGA:  Kabar Duka, Ketua KONI Jateng Subroto Meninggal Dunia

“Selama operasi, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 1.762  kendaraan dan meminta putar balik kendaraan yang akan melintasi di pos penyekatan sebanyak 286 kendaraan, serta melakukan rapid test terhadap pengguna jalan. Hasil keseluruhan negatif,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, Polres Karanganyar juga menempatkan Satgas Polwan di sejumlah objek wisata. Seperti Grojogansewu, Lawu Park serta sejumlah objek wisata lain.

BACA JUGA:  Dinparta Demak Bagikan Takjil Jelang Buka Puasa

Iptu Anggoro menambahkan, sebelum digelarnya operasi sebanyak 20 ribu pemudik tiba di Karanganyar. Dan selama operasi, pihaknya mencatat ada 215 pemudik yang kembali ke kampung halamannya.

“Sudah didata oleh Jogo Tonggo di daerah masing-masing, hasilnya negatif. Kita semua berharap tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 di Karanganyar,” pungkasnya. (Iwan-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan