27 C
Semarang
, 1 August 2021
spot_img

Pemkot Semarang Tambah 450 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Semarang, Jatengnews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menambahkan sebanyak 450 tempat tidur isolasi pasien Covid atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di beberapa tempat di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan,  tempat tidur isolasi pasien Covid 19 sampai saat ini sebanyak 1771 yang berada baik di Rumah Sakit maupun tempat karantina.

“Rincian tambahan adalah 100 di kantor Diklat daerah Ketileng, 200 di Asrama UIN Walisongo. 100 di rumah sakit baru yang belum di resmikan. Dan 50 di Komplek Gereja daerah Marina yang ada kamar untuk jemaat,” ucapnya saat konferensi di Balaikota Semarang, Selasa (15/6/2021).

Pihaknya sudah koordinasi dengan pihak terkait  dan diizinkan untuk dijadikan ruang isolasi tambahan di Semarang.

“Tambahan BOR untuk pasien Covid 19 sebanyak 450 tempat tidur mulai Minggu depan,” tambahnya.

Ia mengatakan, ketersediaan BOR di Kota Semarang saat ini tercatat mencapai 82 persen. Dengan penambahan tersebut, maka BOR akan turun meskipun di rumah sakit sudah penuh sampai 100 persen.

BACA JUGA:  Serikat Pekerja Karanganyar Minta THR Dibayarkan Tepat Waktu

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu penuhnya ruang isolasi pasien Covid 19. Pemkot Semarang tetap mengupayakan penambahan ruang isolasi dan menambah tempat tidur.

“Soal isu tentang penuhnya rumah sakit memang iya, tapi kalau ruang isolasi itu tidak. Karena banyak ruang isolasi yang disiapkan di luar rumah sakit,” katanya.

BACA JUGA:  Ganjar Minta Apindo Tegakkan Aturan WFH Perusahaan

Ia mengatakan, saat ini memang kasus Covid 19 di Kota Semarang melonjak pascalebaran. Dari yang awalnya 300 pasien untuk warga Kota Semarang, kini menjadi 797 orang. Sedangkan dari luar kota mencapai 550 orang.

“Artinya naik naik hingga 300 persen. Maka perlu dibuat kebijakan yang strategis untuk menekan penyebaran Covid,” tegasnya. (Majid-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan