28 C
Semarang
, 15 June 2021
spot_img

Perempuan Semarang Diajak Aktif dalam Pengawasan Partisipatif

Semarang, Jatengnews.id – Perempuan adalah madrasah pertama dan mampu menjadi media pembelajaran tentang pemilihan umum yang baik, jujur dan beradab. Perempuan juga harus terlibat dalam pemilihan umum, dan dapat berperan sebagai penyelenggara, pelapor serta pemantau.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Semarang, Oky Pitoyo Leksono saat menggelar Pengembangan Kelurahan Pengawasan di Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara.

Kegiatan ini dengan tema “Peran Perempuan di Kelurahan Bulu Lor sebagai Garda Terdepan dalam Pengawasan Partisipatif” yang diikuti oleh Pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pengurus KSM Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), Pengurus KSM Kelompok Wanita Tani, Pengurus KSM Walinggana dan Pengurus Karangtaruna Kelurahan Bulu Lor. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Semarang serta Lurah Bulu Lor.

Oky Pitoyo mengatakan, program ini dicanangkan sebagai pendidikan politik masyarakat dalam rangka menjaga iklim demokrasi dan pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

“Partisipasi yang diharapkan adalah adanya kesukarelaan, dan dorongan yang kuat untuk bisa melaporkan jika terjadinya pelanggaran. Masyarakat dapat melaporkan adanya dugaan pelanggaran ke Bawaslu,” jelas melalui rilis yang diterima Jatengnews.id, Kamis (10/6/2021).

BACA JUGA:  Penerapan Prokes, Agen Travel Dicek Petugas

Lebih lanjut, Oky menjelaskan dengan program ini diharapkan masyarakat mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat pemilu, supaya masyarakat mau terlibat aktif dalam pengawasan serta anti terhadap potensi terjadinya pelanggaran.

Selain itu Lurah Bulu Lor, Wisnugroho Subowo mengapresiasi dan berterimakasih karena telah menunjuk Kelurahan Bulu Lor menjadi Kelurahan Pengawasan.

BACA JUGA:  Pungli Berkedok Zakat, Wali Kota Solo Copot Lurah Gajahan

“Ini merupakan pendidikan politik dan pendidikan demokrasi yang sangat bagus, sehingga warga masyarakat Bulu Lor melalui ibu-ibu bisa lebih paham bagaimana dengan pelaksanaan pemilu yang demokratis dan berintegritas,” ujarnya

“Sehingga semakin hari, semakin kedepan pemilu yang dilaksanakan di Kelurahan Bulu Lor ini dapat berjalan semakin baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Kegiatan seperti ini saya rasa perlu diadakan sesering mungkin sehingga masyarakat Bulu Lor semakin paham terkait dengan bagaimana harus menggunakan hak suaranya dalam partisipasi berpolitik.” tandasnya (Ody-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan