34 C
Semarang
, 19 September 2021
spot_img

Pesona Pasir Putih Pantai Glagah Wangi Istambul Demak, Wanginya Hingga Ujung Dunia

Demak, Jatengnews.id – Pesona pantai Glagah Wangi di Demak, Jawa Tengah memiliki pesona pasir putih dan pemandangan alami. Pantai Glagah wangi yang biasa dikenal Istambul tersebut juga pernah masuk nominasi Destinasi Baru Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2020.

Istambul dari akronim Istana Tambakbulusan tersebut terletak di Desa Tambakbulasan, Kecamatan Karangtengah. Istambul harus mengakui kekalahannya di bulan-bulan terakhir vote sms, dengan hasil menempati urutan ke empat.

“September 2020 Pantai Glagah Wangi sempat nomor urut satu (vote) untuk Destinasi Baru Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia Awards 2020, tapi kita disalib di bulan-bulan terakhir, hasilnya di urutan nomor 4,” jelas Ketua Bumdes Desa Tambakbulusan, Rabu (7/7/2021).

Musa mengatakan, data pengunjung Wisata Istana Tambakbulusan (Istambul) rata-rata 5000 kunjungan dalam satu minggu, sebelum tutup adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

“Pengunjung pada tahun baru 2020 lalu, antrean kendaraan hingga jalan nasional pantura. Selain itu juga masih dalam situasi pandemi Corona. Begitulah Pantai Glagah Wangi, wanginya tercium hingga ujung dunia,” terangnya.

Foto wisatawan saat menikmati di Pantai Glagah Wangi Wisata Istana Tambakbulusan (Istambul) di Demak. (Foto: Sai)

Bagi pengunjung yang ingin datang ke tempat tersebut cukup menandai jembatan Wonokerto Katangtengah, KM 7 Jalan Pantura Semarang – Demak. Setelah menemukan jembatan pos tersebut pengunjung bisa masuk ke jalan desa ke arah utara sekitar 11 kilometer untuk sampai ke tujuan.

BACA JUGA:  Bedah Buku Tentang Desa, Rektor UIN Walisongo: Fitroh Manusia Ada di Desa

Pengunjung hanya butuh mengeluarkan kocek Rp 15 ribu untuk membayar tiket. Satu tiket tersebut sudah merupakan parkir motor maupun mobil, naik perahu, hingga menikmati pemandangan di bibir Pantai Glagah Wangi.

Selain itu pengunjung bisa menikmati fasilitas menaiki perahu diesel berjarak 300 meter, sembari menikmati pemandangan alami mangrove dan spesies burung.

BACA JUGA:  Tak Kena Paceklik, Hobi Motor Klasik Membawa Hoki

Usai menaiki perahu, pengunjung disambut oleh gerbang trek mangrove. Jenis pohon mangrovenya pun beragam, dari avicennia alba dan lain-lain. Setidaknya sekitar 31 jenis pohon mangrove.

Pemandangan indah Pantai Glagah Wangi dan pasir putihnya bisa memanjakan pengunjung baik bersantai maupun bermain. Selain itu pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana yang disediakan di luar harga tiket masuk. Seperti mobil atv, mandi bola, perahu bebek, dan lainnya.

Wisata Istambul tersebut buka di hari biasa pukul 07.00 – 15.00 WIB, sementara di hari libur buka pukul 06.30 – 17.00 WIB. (ADV/Sai-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan