28 C
Semarang
, 15 June 2021
spot_img

Politikus PDIP Ini Pilih Puan Jadi Capres, Ganjar Pranowo Hanya Menteri

Jakarta, Jatengnews.id – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon, mendukung Ketua DPR RI Puan Maharani maju menjadi calon presiden dari partainya. Sementara kader kuat lainnya yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dinilainya nantinya hanya sebatas menteri.

Effendi menilai Puan yang juga putri Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu merupakan sosok yang paling mumpuni diusung PDIP ke Pilpres 2024. Tinggal nantinya partai memikirkan bagaimana proses Puan sampai akhirnya bisa menjadi kandidat calon presiden, serupa dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi beberapa tahun lalu.

“Tinggal mbak Puannya ini kan, iya, kah kemudian mau diistilah temen saya mas (Bambang) pacul itu diracing gitu untuk masuk dalam track memang menuju ke 2024,” kata Effendi yang dilansir dari suara.com dalam sebuah diskusi bertajuk Peta Politik Menuju 2024 dan Isu Politik Mutakhir secara daring, Sabtu (5/6/2021).

Meski tidak seperti kandidat lain pada umumnya, Puan dikatakan Effendi juga memiliki kualitas yang mumpuni sebagai calon presiden. Meskipun ada kesan minor dari publik terhadap Puan saat momen ‘mematikan mic’ yang sempat viral itu, tetapi Effendi yakin ada sisi positif yang bisa dilihat oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Ganjar Launching Aplikasi Top Up Game Karya Gamers Jawa Tengah

Nama Puan saat ini santer dibicarakan karena seolah mencegat langkah Ganjar Pranowo yang memiliki kesempatan besar maju ke Pilpres 2024.

Effendi sendiri enggan mengomentarinya dengan menyebut nama yang bersangkutan.

Sebab, menurut Effendi, kemungkinan Ganjar hanya bisa merangkak naik sampai ke level menteri.

“Kalau realitanya di partai saya melihat kemungkinan terbesar itu mbak Puan kalau ‘mas’ (Ganjar) yang dari Jateng saya kira paling ya sampai tingkat nanti jadi menteri lah gitu, ya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Lezatnya Berbuka Puasa Ikan Kepala Manyung di Resto Bunyamin And Friends

Ia memahami setiap kader memiliki ambisinya masing-masing dalam perjalanan politiknya. Tetapi Effendi mengingatkan bahwa di dalam partai berlambang banteng itu juga memiliki aturan tersendiri yang mesti dituruti kader.

‘’Dari Jateng sana karena kawan saya juga. Jadi saya bisa memahamilah kebatinan kita yang kita sebagai kader ya semua punya ambisi tapi kami juga punya aturan juga punya pakem juga.”tutupnya. (02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan