32.9 C
Semarang
, 9 May 2021
spot_img

Ratusan Seniman, Kembali Ramaikan Solo Menari

Solo, Jatengnews.id – Setelah sempat terhenti di awal pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu, agenda tahunan Solo menari kembali dilaksanakan pada tahun 2021 ini. Dengan membawakan tarian kidang, sebanyak 400 penari ini menari di 55 di Kota Solo.

Kepala Dinas Kebudayaan Surakarta Agus Santoso menyampaikan, jelaskan 55 titik itu tersebar di 54 kelurahan, dan 1 titik pusat di rumah Kebudayaan Ndalem Joyokusuman.

Menurutnya, masing-masing kelurahan  menampilkan 7 sampai 20 penari berbagai usia. Mulai  dari tingkat sekolah SD hingga SMP.

Dijelaskan Agus, salah satu pertimbangan digelarnya tarian secara serentak di 55 titik lokasi itu untuk menghindari kerumunan. Pasalnya saat ini masih di dalam masa pandemi Covid-19.

“Dengan memanfaatkan 54 kelurahan juga mendorong adanya pemberdayaan masyarakat di masing-masing daerah,” jelasnya, Kamis, (29/4/2021).

BACA JUGA:  Pedagang Keluhkan Sistem E-Retribusi Kios

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Kesenian dan Diplomasi Budaya, Dinas Kebudayaan Surakarta, Esti Andri mengatakan, pemilihan Tari Kidang untuk acara utama solo menari 2021, sebagai gambaran bahwa para seniman harus tetap lincah dan terus  berkarya layaknya kidang, walaupun masih dalam situasi pandemi.

Esti menambahkan, untuk pelaksanaan Solo menari di Rumah Kebudayaan Dalem Joyokusuman, diberlakukan pembatasan jumlah penonton maksimal 100 orang, dengan syarat harus mendaftarkan tiket menonton melalui instagram Dinas Kebudayaan Surakarta.

BACA JUGA:  Suapin Rina, Hubungan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar 2008-2013 ini Tampak Akrab

“Dalam event Solo menari 2021 juga  dimeriahkan, Tari Gambyong oleh Retna Kusuma, Tari Indonesia satu persembahan Adi Cipta Pondra Karna, Dans Dance Studio, Eko Dance Company, dan penampilan Wayang Orang Sriwedari,” pungkasnya. (Iwan-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan