34 C
Semarang
, 19 September 2021
spot_img

Salah Satu Kuliner Legendaris, Tahu Gimbal Pak Ali

Semarang, Jatengnews.id – Warga Semarang pasti tak asing dengan “Tahu Gimbal Pak Ali” yang beralamat di Jalan Wotgandul Barat 17 Semarang. Nama Pak Ali diambil dari nama penjual tahu gimbal yang sudah berjualan sejak tahun 1951.

Setelah Pak Ali wafat, profesi jualan tahu gimbal dilanjutkan oleh anaknya yang ke-4 bernama Susi Susanti (53) dari 12 bersaudara.

Susi menceritakan, saat Pak Ali Masih hidup, dirinyalah yang mendampingi bapaknya berjualan tahu gimbal keliling.

“Dulu saya ikut bapak jualan tahu gimbal keliling, jadi saya yang meneruskan jualan setelah bapak wafat. Baru tahun 2016 saya jualan di sini, tidak keliling lagi,” paparnya, saat ditemui Jumat (21/05/2021).

Dikatakan, sepeninggal bapaknya, ia tetap menggunakan resep tahu gimbal warisan mendiang ayahnya, Tak hanya resep, pengolahan dan cara menyajikan ala tradisional pun ia meniru sang ayah.

BACA JUGA:  Begini Sejarah dan Filosofi Tradisi Syawalan di Demak

“Ini saya masih menggunakan cobek dan uleg untuk membuat sambal, masih tradisional. Bapak dulu begini, ya saya ikut begini,” ujarnya.

Perlu diketahui warung Tahu Gimbal Pak Ali, buka pukul 09.00 WIB  hingga 16.00 WIB dengan harga jual Rp 22 ribu per porsi.

Menurut Susi, apa yang membedakan dari tahu gimbal buatannya dengan yang lain adalah, salah satunya terletak pada pembuatan gimbalnya. “Bedanya, kalau di sini, gimbalnya saya buat di sini. Saat ada yang pesan baru saya buatkan, jadi lebih fresh. Kalau tahu gimbal yang lain, gimbalnya sudah dibuat dulu,” tutupnya. (Zaidi-02)

BACA JUGA:  Jateng Dinobatkan Jadi Provinsi Pelopor Layak Anak

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan