32 C
Semarang
, 7 July 2021
spot_img

Satpol PP Semarang Tutup Sementara Gerai MCD, Ini Penyebabnya

Semarang, Jatengnews.id – Satpol PP Kota Semarang menutup sementara restoran cepat saji MCDonald’s di beberapa tempat. Setidaknya ada 5 gerai yang dipasang stiker penutupan. Gerai MCD itu berada di mal Citraland, MCD di Jalan Pandanaran.

Petugas melakukan penutupan sementara di gerai MCD karena menimbulkan kerumunan orang yang mengantre pesanan terutama pada objek online (Ojol) saat mengambil pesanan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, petugas mendapat laporan dari warga bahwa restoran MCDonald’s terjadi kerumunan sehingga petugas langsung menyisir lokasi pada Rabu (9/6/2021).

Ia mengatakan, kerumunan itu ditimbulkan karena pihak manajemen tengah mengadakan promo BTS Meal, yang kemudian masyarakat membeli melalui pemesanan online.

“Saya terima laporan warga bahwa MCDonald’s ada promo BTS. Kami cek terjadi kerumunan dan saya tertibkan. Saya tidak salahkan ojolnya, tetapi pihak resto yang tidak memahami kondisi,” ujar Fajar saat menutup McDonald’s di mal Citraland.

Fajar mengatakan tidak mempermasalahkan jika para pengusaha membuat promo. Namun, ia meminta pengusaha melihat kondisi. Program promo dinilai kurang tepat waktu karena kondisi Covid-19 di Kota Semarang sedang meningkat cukup tinggi.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tetapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali

Pihaknya juga tidak ingin adanya promo ini justru memberi kesan jelek terhadap mall Citraland. Pasalnya, mall sendiri telah mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Lebih lanjut Fajar mengatakan, akan mengundang pimpinan perusahaan terkait datang ke kantor Satpol PP untuk diberikan peringatan dan pembinaan.

“Kami tutup sementara, nanti paling dua hari. Kami akan tutup 5 titik yang berada di bawah,” ucapnya.

BACA JUGA:  Nekat Mudik, Kapolres Sragen Siapkan Tempat untuk Isolasi

Dia meminta seluruh pengusaha untuk tertib terhadap peraturan wali kota mengenai pembatasan kegiatan masyarakat. Pihaknya akan bertindak tegas menutup tempat usaha yang melanggar aturan.

Sementara itu, Public Relation Mall Ciputra, Aisa Jusmar mengatakan, kejadian ini di luar dugaan. Secara formal tidak ada informasi yang diterima pihak mall mengenai program tersebut.

Saat mengetahui terjadi antrean panjang, pihaknya menarik seluruh sekuriti untuk ke restoran.

“Program ini progr!? nasional. Pas ada antrean, kami tarik sekuruti semua untuk kesini. Ini jadi pelajaran bagi kami agar tidak seperti ini. Kami coba semaksimal mungkin,” ucap Aisa.(Majid-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan