30 C
Semarang
, 24 October 2021
spot_img

Sebanyak 20 SMP Negeri di Sragen Kekurangan Siswa

Sragen, Jatengnews.id – Sebanyak 20 SMP  negeri di Kabupaten Sragen kekurangan siswa baru pada tahun ajaran 2021/2022 ini. Hal tersebut terlihat dari hasil akhir PPDB online tingkat SMP 2021 yang telah resmi diumumkan pada tanggal 23 Juni 2021 lalu.

Dari hasil rekapitulasi statistik pendaftar, sebanyak 49 SMP Negeri yang ikut dalam PPDB online. Hasilnya, ada 20 SMPN tidak memenuhi kuota sedangkan 29 sekolah memenuhi sesuai dengan daya tampung.

Informasi yang dihimpun, SMPN yang kekurangan siswa tersebut berada di daerah pinggiran. Diantaranya, SMPN 2 Plupuh, Tanon, Kalijambe, Sumberlawang, Jenar, Tangen, Miri, Sukodono, Mondokan, Ngrampal, Sambirejo. Yang cukup memprihatinkan, SMP Negeri 3 di Sragen Kota dan SMP Bilingual Boarding School (BBS) yang berada di Kecamatan Gemolong. Di SMPN 3 Sragen, dari kuota 224 yang tersedia, tahun ini hanya terisi 206 siswa saja. 
Sedangkan sekolah BBS yang pernah meraih predikat sekolah unggulan berstandar internasional itu,  hanya memperoleh  10 siswa dari kuota 96 kursi yang ada.

BACA JUGA:  Tim Kesebelasan Dusun Serut Jaten Karanganyar Juara 1 Dalam Turnamen Antar Dusun

Kepada sejumlah wartawan,  Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Sragen, Prihantomo mengungkapkan, kekurangan siswa di SMP Negeri itu terjadi disebabkan beberapa faktor. Seperti menurunnya  lulusan SD atau berkurang dari tahun ke tahun serta sebagian SMP negeri memaksakan menetapkan daya tampung melebihi peta lulusan di wilayah sekitarnya.
 “Hal ini berakibat jumlah kuota yang ditetapkan tidak bisa terpenuhi. Karena kuota yang ditetapkan terlalu tinggi,” ungkapnya Minggu (27/06/2021).

BACA JUGA:  Undip Hibahkan Tiga Robot Bantu Pelayanan Publik di Kota Semarang

Ditambahkannya, sekolah yang kekurangan kuota telah terkunci oleh sistem, sehingga kuota itu tidak bisa lagi diisi dan tetap dibiarkan kosong. (Iwan-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan