23 C
Semarang
, 29 July 2021
spot_img

Tindak Tegas Premanisme, Polisi Amankan 281 Orang Dinilai Meresahkan Warga

Semarang, Jatengnews.id – Jajaran Polrestabes
bertindak cepat mengamankan 281 orang yang dinilai mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Hal itu dilakukan atas program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rangka Harkamtibnas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di lingkungan kemasyarakatan.

Jajaran Polrestabes Semarang menerjunkan 210 personil dengan rincian 140 anggota dari Polrestabes Semarang dan 10 anggota dari 17 Polsek di Semarang untuk mengamankan preman dan orang-orang yang meresahkan warga pada Sabtu (12/6/2021) mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky R menerangkan, dari hasil operasi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 281 orang yang dinilai mengganggu dan meresahkan aktivitas warga.

“Adapun dari hasil operasi, sebanyak 281 orang yang meresahkan warga seperti juru parkir liar, Pak Ogah, pengamen, anak jalanan kemudian preman-preman di Pasar dan tukang palak berhasil kita amankan,” ucapnya memalui keterangan tertulis, Minggu (13/6/2021).

BACA JUGA:  Pemuda Pancasila Karanganyar Tolak PP 57 Tahun 2021

Ia mengatakan, sasaran yang dituju adalah tempat seperti terminal, pasar dan simpang-simpang jalan.

Dari hasil penangkapan tersebut, lanjut Recky, pihaknya melakukan pendataan dan pembinaan agar orang-orang tersebut agar tidak mengganggu dan membuat warga resah lagi.

“Untuk orang yang ada kaitanya dengan pelanggaran hukum seperti pungutan liar (pungli) dan parkir liar akan tetap kita proses secara hukum,” tambahnya.

Recky menambahkan, jika ada gangguan, masyarakat diminta mengadu ke Polrestabes Semarang dengan menghubungi ke Aplikasi Libas.

BACA JUGA:  Diduga Mengantuk, Mobil Terjun ke Pekarangan Warga

“Kita sudah launching Libas, jadi nanti dimanfaatkan. Karena saya pastikan polisi khususnya Polrestabes Semarang akan melakukan quick (cepat) respon,” imbuhnya.

Sementara itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya Rp. 1.840 ribu, 48 bendera pengatur lalu lintas dan barang-barang lainya yang digunakan pelaku di Mapolrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut. (Majid-01).

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan