34 C
Semarang
, 25 September 2022
spot_img

Wingko Babat Pak Lis Tetap Eksis Sejak 2002

Semarang, Jatengnews.id – Berawal dari tahun 1973 Lis (69) jualan keliling wingko babat dengan menggunakan sepeda ontel, dan mengambil dari distributor Pengapon.

Berdasarkan kisah dari Lis, pemilik Wingko Babat Pak Lis mengatakan, ada yang menyampaikan asal usul wingko babad dari daerah Babat. Namun secara historis memang sejak dulu banyak masyarakat Semarang yang memproduksinya.

Baca juga: Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Jadi Jujukan Wisata Baru di Kota Semarang

“Pertama kulakan di Pengapon Jalan Cendrawasih. Karena lambat laun harganya yang terlalu tinggi dan kurang terjangkau, akhirnya saya bikin sendiri,” jelasnya saat ditemui di rumah produksinya Jl. Satria Utara, Semarang.

Sejak tahun 2002, dia melakukan produksi wingko babat sendiri dan menjadi salah satu distributor di Kota Semarang. Awalnya waktu Lis kulakan ke tempat produksi, dengan hanya berbekal melihat ia mempelajari proses pembuatannya.

“Tidak tanya atau apa, saya hanya melihat yang mengaduk dan lainnya,” ungkapnya awal memulai proses pembuatan wingko babat.

Ia juga mengatakan kalau resep pembuatan tersebut mudah, seperti, gula, kelapa, vanili dan tepung ketan saja.

“Tapi untuk kelapanya harus yang baru, dan biasanya setengah tua, jadi rasanya enak dan tidak perlu pakai obat gula,” tambahnya.

Adapun varian rasa yang tersedia dari Wingko Babat Pak Lis ada empat, kelapa, nangka, duren dan coklat.  Selama pandemi libur hampir dua tahun, karena tidak ada orang yang berwisata.

Baca juga: Kuliner Aloon-aloon Masjid Agung Semarang Resmi Dibuka, 3 Hari Selama 1 Minggu Berikut Harinya

Untuk distribusi, dia biasa menjualnya di sepanjang pusat oleh oleh Jalan Pandanaran Semarang, depot oleh oleh Semawis dan beberapa tempat wisata lainnya.

Sampai saat ini Lis mendapatkan data sebanyak 17 pelaku UMKM wingko babat juga mengikuti paguyuban yang sama. Pemerintah berharap kepada UMKM wingko babat terus menjaga kualitas dan rasa wingko babat.(Kamal-02)

Berita Terkait

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Berita Pilihan