34 C
Semarang
, 21 May 2024
spot_img

Korban Kebakaran Pasar Kliwon Solo Terima Bantuan Perbaikan Rumah Dari Pemprov Jateng

Surakarta, Jatengnews.id – Puluhan korban kebakaran Pasar Kliwon Solo terima bantuan perbaikan rumah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Jumlah korban kebakaran Pasar Kliwon Solo terima bantuan perbaikan rumah dari Pemprov Jateng terdapat puluhan rumah yang menjadi korban.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana memantau langsung lokasi kebakaran di Kampung Joyosudiran Solo, Rabu (4/10/2023). Nana juga memberikan bantuan kepada pengungsi di kantor Kelurahan Pasarkliwon.

Nana sebelumnya tampak berkoordinasi dengan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa di lokasi. Terlihat juga, aktivitas petugas pemadam kebakaran yang masih berlangsung, serta beberapa unit mobil yang berada di lokasi kejadian.

Pantauan di lokasi, kepulan asap putih masih membubung tinggi di lokasi gudang rosok yang menjadi titik api kebakaran. Beberapa unit pemadam kebakaran juga masih diterjunkan untuk memastikan api betul-betul padam.

Usai dari lokasi kejadian, Nana meninjau lokasi pengungsian korban di kantor Kelurahan Pasarkliwon. Dalam kesempatan itu Nana memberikan bantuan logistik.

“Sebagai rasa kepedulian, kami dari Pemprov Jateng dan Pemkot Surakarta, memberikan bantuan dalam bentuk sembako,” kata Nana, di lokasi pengungsian, Kantor Kelurahan Pasarkliwon.

Bantuan logistik yang diberikan, menurutnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian. Tercatat, ada 53 orang dari tujuh rumah yang menjadi korban kebakaran. Tidak ada korban manusia dalam musibah tersebut.

Alhamdulillah, masyarakat di sini gotong royongnya sangat baik. Jiwa empatinya sangat besar. Banyak bantuan dari masyarakat, bukan hanya dari Kota Surakarta, ada juga dari Karanganyar, Boyolali, empatinya sangat besar. Ke depan, harus kita jaga, harus kita lestarikan budaya gotong royong ini,” tuturnya.

Saat ini, kata Nana, pihaknya masih mengidentifikasi apa saja yang terbakar. Data di tempat pengungsian sampai hari ini, selain ada tujuh rumah yang terbakar, juga dua fasilitas umum berupa gedung serbaguna posyandu dan WC, serta dua tempat usaha berupa pabrik batik printing dan gudang rosok.

“Ini sedang kita data, insyaallah kami bersama pemkot membantu perbaikan. Saat ini, direlokasi di kelurahan. Dan mereka sementara ini mereka bisa menerima kondisi. Tapi nanti perkembangannya akan kami ikuti. Termasuk, kemauan dari para pengungsi di kelurahan,” imbuhnya.

Nana juga mengingatkan, musim kemarau yang masih berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat harus mewaspadai adanya hal-hal yang menyebabkan kebakaran. Seperti memastikan kompor mati saat ditinggalkan, dan memadamkan aliran listrik saat rumah ditinggal.

“Bagi perokok, jangan buang puntung rokok sembarangan. Saya yakin kejadian (kebakaran) di hutan, termasuk Gunung Lawu itu ulah manusia, bisa juga faktor alam. Gesekan-gesekan kalau kering juga bisa menimbulkan api,” ucapnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar untuk melakukan penanganan kebakaran di Gunung Lawu. Pemprov juga telah berkoordinasi dengan BNPB untuk ikut serta memadamkan api.

“Saat ini kami sudah koordinasi terus juga dengan BNPB, untuk meminta water bombing. Dan insyaallah hari ini sudah ada,” jelasnya

Di samping kekuatan dari BPBD bersama-sama dengan TNI Polri, dan relawan, kata Nana, pihaknya juga sudah berupaya untuk memadamkan lokasi kebakaran tersebut, mengingat lokasinya sangat curam di pegunungan.

Kepala Bidang Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi Jateng Armin Nugroho dalam keterangannya melalui pesan pendek telepon seluler, membeberkan sejumlah bantuan logistik yang diberikan pemprov ke korban kebakaran di Surakarta.

Antara lain, beras 200 kg, mi instan 800 bungkus (20 dus), sarden 96 kaleng (2 dus), kopi 480 bungkus (4 dus), teh 48 pak, gula pasir 24 kg (1 dus), air mineral 5 dus, serta minyak goreng 2 dus. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN