25 C
Semarang
, 13 April 2024
spot_img

KKN UPGRIS Kelompok 84 Adakan Pelatihan Pembuatan Biowash dari Limbah Ekstrak Daun Bawang

Kabupaten Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa KKN UPGRIS kelompok 84 melakukan pelatihan pembuatan biowash (pembersih lantai) dari ekstrak limbah daun bawang.

KKN UPGRIS adakan pelatihan pembuatan pembersih lantai dari bahan limbah kepada ibu-ibu PKK Desa Munding Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, Minggu 3 Maret 2024.

Pelatihan dilakukan sebagai upaya pelestarian lingkungan dan mendongkrak perekonomian masyarakat mengingat di Desa Munding merupakan salah satu desa pemasok daun bawang terbesar di Kabupaten Semarang.

Baca juga: Meriahkan HPSN 2024, KKN UPGRIS Kolaborasi Bersama Tim Krapyak Bersinar Gelar Tukang Makan dan Lomba

Oleh karena itu melalui inovasi yang dilakukan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 84 dengan menjadikan limbah daun bawang sebagai biowash pembersih lantai diharapkan dapat melestarikan lingkungan dan meningkatkan pendapatan warga setempat.

Kegiatan sosialisasi dan pengarahan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN UPGRIS kelompok 84 dengan koordinator Aulia Widawati dan Sona Kirana yang beranggotakan Masruroh, Anton Setiyo, Alenia, Farras Khairiyyah, Arnanda Estu, M. Feryansyah Nur, Hilmi Mubarok, Febrian Herawati, Aditya Rizky Wibowo, Cintiya Tri, dan Yayuk Endang Sri Lestari dibawah bimbingan Mega Novita, Ph.D sebagai dosen pembimbing lapangan KKN UPGRIS kelompok 84.

Baca juga: KKN UPGRIS Ajak Siswa Peduli Lingkungan Melalui Gerakan Penanaman Toga

Harapannya dengan produk biowash ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani bawang daun dan meningkatkan UMKM di Desa Munding.

Biowash menjadi solusi terbaik untuk mengolah limbah bawang daun supaya tidak mencemari lingkungan. Limbah bawang daun dapat diolah menjadi suatu produk pembersih lantai yang jauh lebih bermanfaat dan ekonomis serta ramah lingkungan. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN