32 C
Semarang
, 15 April 2024
spot_img

Waspada BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Sampai 17 Maret 2024

Semarang, Jatengnews.id – Saat ini wilayah Jawa Tengah terpantau adanya gangguan pada atmosfer yang menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan aktifnya, Gelombang Equatorial Rossby, Gangguan atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia dan Bibit Siklon Tropis 94S di Teluk Carpentaria sekitar Utara Australia.

Baca juga : Awal Puasa Semarang Cuaca Ekstrem, Banjir Pohon Tumbang Terjadi Dibeberapa Titik

“Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya intensitas curah hujan dan angin kencang di wilayah Jawa Tengah,” katanya melalui siaran pers, Jumat (15/03/2024).

Menurutnya, berdasarkan pantauan hasil analisis dinamika atmosfer, beberapa wilayah Jawa Tengah engah yang perlu di waspadai memiliki potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai
petir/kilat dan angin kencang pada periode 15 – 17 Maret 2024.

” Yaitu wilayah Pegunungan Tengah (Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kab./kota
Magelang, Boyolali, Kab. Semarang, Salatiga, Temanggung), Pantura (Brebes,
Kota/Kab. Tegal, Pemalang, Kota/Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, Kota Semarang, Demak, Jepara, Pati, Rembang), Jawa Tengah Bag. Timur (Grobogan, Sragen, Blora, Kudus), Jawa Tengah Bag. Selatan (Kebumen, Purworejo), Solo Raya (Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri) ,dan sekitarnya,” jelasnya.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Tengah dapat berlangsung hingga tanggal 18 Maret 2024.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di wilayah rawan bencana dihimbau untuk terus waspada dan siaga.

Baca juga : BMKG Prediksi Awal Puasa Jateng Cuaca Ekstrem Bahkan Masuk Wilayah Siaga

“Terutama saat terjadi hujan lebat untuk mengantisipasi dampak yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, sambaran petir, dan pohon tumbang,” katanya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN