28 C
Semarang
, 29 May 2024
spot_img

ASN Pemkot Semarang WFH Potong TPP 15 Persen Perhari

Semarang, JatengNews.id – Usai libur lebaran 2024, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu tegaskan ASN dilarang work from home (WFH).

Apabila diketahui WFH atau membolos kerja, ASN Pemkot Semarang akan menerima potongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 15 persen setiap harinya.

Wali Kota Semarang Mbak Ita sapaan akrabnya mengaku, jika di Pemkot Semarang tidak memberlakukan WFH. Bahkan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP jika didapati ada yang membolos.

Baca juga: Tiga Rumah di Permata Puri Amblas, Pemkot Semarang Tuntut Pengembang Tanggung Jawab

“Saya minta untuk ada laporan. Bahkan akan saya lakukan sidak (inspeksi mendadak-red) ke pelayanan termasuk kelurahan kecamatan dan fasum (fasilitas umum),” katanya kepada wartawan usai acara halal bihalal di Balaikota Semarang, Selasa (16/4/2024).

Dirinya mengaku jika ada beberapa ASN yang telah mengajukan izin lantaran hal mendesak, seperti ada keluarga yang meninggal maupun kondisi kesehatan yang buruk. Pihaknya tentu saja memberikan kelonggaran-kelonggaran.

“Semalam beberapa izin ke saya, seperti Camat Ngaliyan karena kakak iparnya meninggal sehingga menyampaikan izin. Kemudian, staf ahli, Pak Agus sedang pemulihan lantaran masih sakit. Kalau tidak izin akan ada sanksi,” jelasnya.

Baca juga: VIDEO Pemkot Semarang Prioritaskan Program Pengendalian Inflasi

“Ya kan sudah libur 10 hari, mosok masih kurang puas. Nanti kalau ada tambahan libur, pinginnya libur terus,” imbuhnya.

Senada, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Joko Hartono menyebut jika imbauan yang disampaikan Menpan RB tentang WFH hanya untuk mengurangi kemacetan. Sedangkan Kota Semarang tidak menerapkan WFH lantaran lalu lintas lancar.

“Alhamdulillah lalu lintas lancar sehingga semua pegawai hari ini sudah kembali ke Semarang. Namun demikian kami akan lakukan pengecekan, sidak-sidak ke OPD dan tentunya kami juga sudah punya absen deteksi wajah berdasarkan lokasi. Itu nanti akan terdeteksi disana,” terang Joko. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN