33 C
Semarang
, 12 June 2024
spot_img

Puncak Perayaan Hardiknas 2024, Kasus Perundungan Jadi Isu Utama

Karanganyar, Jatengnews.id – Puncak perayaan hari pendidikan nasional yang digelar di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) menjadikan kasus perundungan yang masih menjadi perhatian utama.

Dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder untuk mencegah agar kasus perundungan tidak terjadi. Terutama kepada anak.

Baca juga: Pemkab Karanganyar Kesulitan Cari Pengganti Lahan Sawah Dilindungi

Kepala BBGP Provinsi Jateng Darmadi, Rabu (22/5/2024)  mengatakan, tema anti perundungan menjadi iseu utama, sehingga seluruh guru dan siswa lebih peduli terhadap dampak perundungan.

“Dengan tema Ciptakan Pembelajaran Bermakna, Kembangkan Talenta, Tumpas Perundungan dengan Berkarya, kami mengajak kepada seluruh guru dan siswa untuk terus berkarya, menanamkan anti bullying memberantas perundungan,”terangnya.

Sementara itu, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Rachmadi Widdiharto dalam sambutannya mengingatkan para tenaga pendidik, bahwa literasi digital yang menjadi tantangan ke depan.

“Yang menjadi perhatian bagi para pendidik adalah, harap dapat memastikan jika data dan informasi yang beredar secara online dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran,”katanya.

Dalam puncak peringatan Hardiknas yang diikuti lebih dari 400 guru,  juga menggelar talk show dengan narasumber dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), guru dan siswa inspiratif di wilayah Jawa Tengah.

Baca juga: Pemkab Karanganyar Anggarkan Rp42 Miliar untuk Pilkada Karanganyar

Talk Show tersebut merupakan puncak perayaan Hardiknas, setelah sebelumnya telah dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan lomba pelajar, guru dan dinas pendidikan di wilayah Jateng.

Antara lain   lomba senam kreasi untuk pelajar TK/PAUD, lomba bercerita untuk pelajar SD, lomba nembang macapat untuk pelajar SMP, lomba video tiktok dengan tema anti bullying untuk pelajar SMA/SMK, lomba gerak lagu dolanan untuk pelajar SLB, lomba video inovasi pembelajaran berdiferensiasi untuk guru dan lomba video transformasi pendidikan untuk dinas pendidikan di wilayah Jateng. (Iwan-02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN