33 C
Semarang
, 12 June 2024
spot_img

Usaha Perbaiki Peringkat PON Aceh Sumut, KONI Jateng Rutin Lakukan Monev Cabor

Semarang, Jatengnews.id – KONI Jateng akan rutin melakukan monitor dan evaluasi (monev) ke semua cabor pelatda Jateng jelang PON XXI Aceh Sumut 2024.

‘’Monev yang kami lakukan sebagai upaya untuk menjadi lebih baik dan berusaha memperbaiki peringkat Jateng pada PON Aceh Sumut,’’kata Ketua KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana, Rabu (5/6/2024) pada acara coffee morning dengan media di kantor KONI Jateng.

Bona menegaskan bertekad untuk mengembalikan kejayaan olahraga Jateng di ajang PON nanti. Dengan bekal hasil babak kualifikasi PON yang bagus, dia yakin peringkat Jateng akan kembali naik.

Baca juga: KONI Jateng Puji Loyalitas Atlet Squash Jateng Jelang PON Aceh Sumut

”Saat ini kami mengerahkan seluruh kekuatan yang kami punya, mulai dari pendanaan, pendampingan, serta hal-hal non teknis lainnya. Kami hanya ingin mempersembahkan yang terbaik bagi Jateng,” tambah Bona.

Tidak lupa Bona berterima kasih kepada wartawan yang sudah meliput dan memberitakan semua kegiatan cabor dan atletnya. Pemberitaan tersebut akan makin menambah semangat mereka untuk meraih prestasi tertingginya.

”Dengan tersosialisasinya Pelatda ini, keluarga para atlet akan bangga. Para atlet pasti termotivasi untuk memperoleh hasil terbaik untuk Jateng,” imbuhnya.

Sementara itu Waketum II KONI Jateng  Soedjatmiko menjelaskan, program Pelatda sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari lalu. Setidaknya ada 600 atlet , 97 pelatih, 60 asisten pelatih yang melakukan Pelatda Sentralisasi untuk persiapan PON XXI Aceh Sumut.

Dari data yang dimiliki KONI Jateng, 60 persen Pelatda dilakukan di Kota Semarang. Sisanya dilakukan di Surakarta, Salatiga, Kudus, dan beberapa tempat lainnya. Beberapa cabor juga berencana try out di dalam maupun luar negeri.

”Tim pendukung pelatda juga sudah mulai bekerja. Seperti psikolog dan tim kesehatan. Yang lebih menarik, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, juga akan ikut melaksanakan Monev. Ini dipastikan akan memacu motivasi para atlet,” tambahnya.

Soedjatmiko berharap, kerja keras seluruh pengurus KONI Jateng akan diimbangi dengan semangat berlatih dan bertanding dari para atlet di masing-masing cabor. Dia menegaskan, bukan medali yang menjadi tujuan akhir, namun prestasi yang utama.

Sementara itu Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid yang juga hadir di acara coffee morning mengatakan Jateng bisa berpeluang besar menempati  peringkat empat di PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Namun untuk ke posisi tiga sangat sulit.

“Jika melihat kekuatan atlet dan hasil Babak Kualifikasi PON, menurut saya Jawa Tengah berpeluang besar bisa meriah peringkat 4 PON  XXI Aceh-Medan,” kata  Abdul Hamid.

Baca juga: Tinjau Pelatda, KONI Jateng Yakin Judo Bisa Sumbangkan Emas di PON Aceh Sumut

Hanya saja Hamid menjelaskan untuk peringkat empat bisa diraih dengan syarat jika semua cabor bisa meraih medali sesuai dengan yang ditargetkan awal. Tentu butuh bekerja keras, karena provinsi lain tentu juga berusaha untuk merebut medali emas sebanyak mungkin.

Sedangkan untuk provinsi lain yang perlu diwaspadai Jawa Tengah antara lain Bali, Kalimantan Timur, serta tuan rumah Aceh dan Sumut. Pengalaman di PON Papua bisa menjadi evaluasi dan pelajaran bagi Jawa Tengah. Jateng harus kalah di bawah tuan rumah Papua dan Bali.

Pada acara coffee morning tersebut selain dihadiri Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura, Waketum II KONI Jateng Dr Soedjatmiko, dan Ketua Komisi E DPRD Jateng Abdul Hamid, juga hadir Waketum IV KONI Jateng Amir Machmud, Waketum V KONI Jateng Soedarsono, serta dari Biro Kesra Provinsi Jateng Woro Boedisayekti. Acara dipandu Darjo Sojat dan Sigit Pramono, selaku Bidang Humas KONI Jateng.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN