31 C
Semarang
, 23 July 2024
spot_img

KKN UIN Walisongo Lakukan Kegiatan Revitalisasi Apotek Hidup Bersama Ibu-ibu Pokja di Desa Sumberagung

timn KKN UIN Walisongo posko 24 bersama ibu-ibu Pokja di Desa Sumberagung Kendal melakukan kegiatan revitalisasi apotek hidup.

Kendal, JatengNews.id- Mahasiswa tim KKN UIN Walisongo posko 24 bersama ibu-ibu Pokja di Desa Sumberagung Kendal melakukan kegiatan revitalisasi apotek hidup.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pokja di Desa Sumberagung, pada Rabu, (10/07/2024)

Kegiatan ini diusung oleh tim KKN MIT ke 18 Posko 24 dari divisi kesehatan dan lingkungan setelah melakukan observasi pada hari ke dua KKN di Desa Sumberagung.

Tim KKN Posko 24 UIN Walisongo merasa kegiatan revitalisasi apotik hidup ini dilakukan karena telah lama terbengkalai.

Tak hanya melihat kondisi apotik hidup, tim KKN Posko 24 juga mendapati kegelisahan dari salah satu anggota PKK yang mengeluhkan keadaan apotik hidup. Dalam pertemuannya, ia menjelaskan apotik hidupnya terbengkalai padahal dulu pengadaannya mengeluarkan dana yang besar sekitar 30 juta an.

Baca juga: KKN UIN Walisongo Bersama Warga Pedalangan Membuat Biopori Untuk Tingkatkan Infiltrasi Air Tanah dan Kurangi Resiko Banjir

Program ini tidak hanya sekedar merapikan dan membersihkan apotik hidup. Tim KKN juga menghadirkan 150 bibit tanaman toga dengan 10 macam jenis dari dinas perhutanan provinsi yang terletak di Kabupaten Semarang.

Sebelum penanaman dilaksanakan, ibu-ibu PKK Pokja melakukan kegiatan rutinannya di gedung Balaidesa.

Perwakilan divisi Kesehatan lingkungan KKN posko 24, Azizah menyampaikan teknis kegiatan, jenis tanaman yang akan ditanam, dan manfaatnya.

“Terdapat 150 bibit tanaman toga yang akan ditanam pada pagi ini, tanaman yang akan ditanam diambil dari dinas pertanian provinsi yang terletak di Kabupaten Semarang,” katanya.

Ia menjelaskan, ada 10 macam jenis tanaman yakni, Pulai, Flamboyan, Kesambi, Bungur, Pucuk Merah, Tabebuya, Ketapang Kencana, Kupu-Kupu, Pachira, Mimba, Kayu Putih.

“Tanaman yang kami bawakan termasuk dalam kategori tanaman yang perawatannya tidak sulit sehingga tidak perlu setiap hari datang kemari untuk merawatnya, kalau bisa seminggu sekali diberikan perawatan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan manfaat dari 10 jenis tanaman tersebut. Untuk mempermudah, tim KKN menyantumkan nama dan manfaat tanaman dalam bentuk tulisan dan mengelompokkan tanaman tersebut sesuai jenisnya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada Desa Sumberagung dengan menghidupkan kembali aset desa yang jarang dijamah,” tutupnya.

Baca juga: Video 7254 Mahasiswa KKN Undip Disebar di 12 Kabupaten/Kota di Jateng

Demikian informasi mengenai mahasiswa tim KKN UIN Walisongo posko 24 bersama ibu-ibu Pokja di Desa Sumberagung Kendal melakukan kegiatan revitalisasi apotek hidup. (07)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN