Beranda Pendidikan Jadi Kampus Mitra Terbaik, UIN Walisongo Raih Baznas Award 2025

Jadi Kampus Mitra Terbaik, UIN Walisongo Raih Baznas Award 2025

Acara ini menjadi momentum penting bagi Baznas dalam memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan perguruan tinggi yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan zakat di Indonesia.

Penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) sebagai Mitra Terbaik, subkategori Kampus Mitra Terbaik dalam ajang Baznas Award 2025. (Foto : Dok UIN Walisongo Semarang)
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang meraih penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) sebagai Mitra Terbaik, subkategori Kampus Mitra Terbaik dalam ajang Baznas Award 2025. (Foto : Dok UIN Walisongo Semarang)

JAKARTA, Jatengnews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang meraih penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) sebagai Mitra Terbaik, subkategori Kampus Mitra Terbaik dalam ajang Baznas Award 2025.

Adapun, penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., pada acara Penganugerahan Baznas Award 2025 yang digelar di Mercure Convention Center, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi Baznas dalam memberikan apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan perguruan tinggi yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan zakat di Indonesia.

Baca juga : UIN Walisongo Catatkan 14 Program Studi Raih Akreditasi Unggul

Dengan mengusung tema Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita, kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran penting zakat dalam mendukung pembangunan nasional. Baznas Award dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, hingga para rektor perguruan tinggi mitra.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mitra, termasuk perguruan tinggi, yang konsisten mendukung pengembangan zakat. Menurutnya, berkat kolaborasi dan pemikiran para mitra, perolehan zakat nasional terus meningkat setiap tahun dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 30 persen.

“Tahun ini, bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) seluruh Indonesia, alhamdulillah kita mencapai Rp. 41 triliun. Bahkan, Bappenas telah menargetkan tahun depan harus mencapai Rp. 66 triliun. Insyaallah kita siap, karena ada dukungan Bapak Ibu semua,” ujarnya optimis.

Prof. Noor juga menegaskan bahwa perguruan tinggi, khususnya para rektor, memiliki peran vital dalam memperluas literasi zakat. Ia menyebut kajian zakat di kampus-kampus kini semakin bergema, terbukti dengan meningkatnya publikasi jurnal dan buku-buku bertema zakat dalam lima tahun terakhir.

“Kerja sama dengan rektor luar biasa, literasi zakat berkembang pesat, bahkan kini banyak kajian yang terbit di jurnal-jurnal ilmiah,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kampus dalam mendukung pengelolaan zakat melalui riset, literasi, dan penguatan kelembagaan.

“Penghargaan ini adalah prestasi yang harus terus kita dorong agar semakin berkembang. Ke depan, kita ingin memastikan pengelolaan zakat bisa lebih terintegrasi dan mendukung kebijakan Baznas secara nasional,” tegas Prof. Nizar.

Baca juga : UIN Walisongo Raih Predikat Unggul BANPT

Lebih jauh, ia berharap sinergi antara UIN Walisongo Semarang dengan Baznas tidak hanya berhenti pada penghargaan ini, tetapi terus berlanjut dalam program-program strategis. Dengan begitu, zakat tidak hanya menjadi ibadah ritual, melainkan juga instrumen pemberdayaan umat yang mampu mendukung pembangunan bangsa. (03)

Exit mobile version