
BREBES, Jatengnews.id – Hingga Sabtu (30/8/2025) sore pukul 16.05 WIB, massa aksi pengunjuk rasa masih bertahan di depan gedung DPRD Kabupaten Brebes.
Dari pantauan pengunjuk rasa didominasi usia remaja atau pelajar.
Sebelumnya, pada siang hari sekitar pukul 10.05 WIB, massa berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Brebes di Jalan Gajahmada.
Baca juga : 390 Personel Gabungan Amankan Debat Pilbup Brebes
Tuntutan yang mereka serukan diantaranya, meminta mempercepat RUU perampasan aset, membebaskan semua aspirasi rakyat, hingga mendorong penyelesaian hukum kasus ojol terlindas oleh mobil brimob yang terjadi di jakarta beberapa waktu lalu.
Aksi massa sempat ditemui Perwakilan DPRD Brebes, Heru Iriwanto. Belum sempat menanggapi, massa meminta untuk menyampaikan aspirasinya di dalam gedung.
Aksi demo yang sebelumnya kondusif akhirnya berubah menjadi anarkis. Kantor DPRD Brebes menjadi ungkapan kemarahan para demonstran. Isi didalam ruangan kantor dirusak bahkan tembok juga di corat coret.
Puas melakukan aksinya di dalam gedung DPRD, masa kemudian merangsek ke Kantor Polres Brebes.
Aparat kepolisian yang tengah siaga kemudian langsung mengambil tindakan dengan menembakan gas air mata ke pendemo.
Dalam aksi demo mereka dikawal oleh anggota TNI dari Kodim Brebes.
Baca juga : Demo Kamisan Semarang Diikuti Suporter Semarang
Hingga sore, massa belum meninggalkan lokasi depan gedung DPRD Kabupaten Brebes. Dari pantauan dilapangan, jika massa bersikeras menuju ke Mapolres Brebes, Polisi yang berjaga segera menembakan gas air mata ke pendemo dan itu terjadi berulang. (03)