Beranda Daerah Dukung Pemberdayaan Ekonomi Lokal, KKN UIN Walisongo Kunjungi UMKM Kopi Mbah Parno...

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Lokal, KKN UIN Walisongo Kunjungi UMKM Kopi Mbah Parno di Desa Getas

Para mahasiswa berdialog langsung dengan pemilik usaha sekaligus menyaksikan proses pengolahan bubuk kopi di rumah produksi milik Mbah Parno.

KKN UIN Walisongo
Foto dokumen KKN Reguler Angkatan 85 Posko 06 UIN Walisongo Semarang yang hanyut di Sungai Kendal. (Foto: dok/KKN)

Kendal, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 85 Posko 06 UIN Walisongo Semarang melaksanakan kunjungan ke usaha pengolahan kopi “Mbah Parno” di Dusun Genting, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Kamis (16/10/2025).

Kegiatan KKN UIN Walisongo ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui eksplorasi potensi usaha rumahan.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh anggota KKN Posko 06.

Baca juga: Semarak Hari Santri Nasional 2025 di SDN 1 Gonoharjo Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Para mahasiswa berdialog langsung dengan pemilik usaha sekaligus menyaksikan proses pengolahan bubuk kopi di rumah produksi milik Mbah Parno.

Pemilik usaha, Mbah Parno, merupakan warga Desa Getas yang telah menekuni usaha kopi sejak tahun 2017. Dalam proses produksinya,

Mbah Parno menggunakan dua jenis mesin, yaitu mesin penyangraian kopi berbahan bakar gas dan listrik dengan kapasitas 8 kilogram per jam, serta mesin penggiling kopi berbahan bakar bensin.

“Konsumen kopi dari usaha ini tidak hanya berasal dari masyarakat sekitar, tetapi juga dari berbagai kafe yang menjadikan kopi kami sebagai stok utama. Selain itu, produk juga telah terdistribusi hingga luar Kabupaten Kendal, salah satunya ke Yogyakarta,” ujar Mbah Parno.

Usaha pengolahan kopi Mbah Parno menghasilkan dua jenis kopi, yaitu kopi excelsa dan kopi robusta. Kopi excelsa memiliki cita rasa sedikit masam, sementara kopi robusta cenderung lebih pekat dan tidak memiliki rasa asam.

Kedua varian kopi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kopi lokal maupun luar daerah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 06 berharap dapat memperoleh wawasan dan pengalaman baru tentang proses pengolahan kopi serta potensi ekonomi lokal yang dimiliki masyarakat.

“Kami berharap kerja sama antara mahasiswa dan pelaku UMKM seperti Mbah Parno dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar perwakilan mahasiswa Posko 06.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekonomi desa melalui sinergi antara akademisi dan pelaku usaha lokal.

Baca juga: Santri Hebat, Indonesia Bermartabat: KKN UIN Walisongo Bersama Santri Peringati HSN 2025 di Desa Jawisari

Demikian informasi mengenai mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 06 mengunjungi UMKM Kopi Mbah Parno di Desa Getas, Kendal. Semoga bermanfaat. (07)

Exit mobile version