KARANGANYAR, Jatengnews.id — Asosiasi Pengusaha Sound Indonesia (APSI) resmi memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori kontes sound atau “nyetel bareng” dengan peserta terbanyak dan terpanjang di Indonesia.
Sebanyak 358 perangkat sound system berjejer sepanjang 5 kilometer di Jalan Lawu, Karanganyar.
Baca juga: Jelang HUT ke-108, Pemkab Karanganyar Anjangsana ke Mantan Pemimpin
Capaian ini melampaui rekor sebelumnya pada 2022 di Jakarta yang hanya melibatkan 104 unit sound dengan panjang tiga kilometer.
Piagam MURI diserahkan Senior Manager MURI, Sri Widayati, kepada Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Ketua APSI Nasional Haryanta, Jumat (14/11/2025) malam.
Parade sound tersebut diiringi penampilan OM Lorenza yang membawakan lagu-lagu era 80–90-an. Ketua APSI, Haryanta, menyebut keberhasilan ini merupakan bukti kekompakan para pengusaha sound system di Karanganyar dan Solo Raya.
“Kegiatan untuk memecahkan rekor MURI ini adalah keinginan para komunitas sound system dan mendapat restu dari Bupati Karanganyar. Pelaksanaannya juga bertepatan dengan HUT ke-108 Kabupaten Karanganyar,” ujar Haryanta.
Ia menepis anggapan bahwa kegiatan tersebut menimbulkan kebisingan. Menurutnya, seluruh perangkat telah disesuaikan agar ramah lingkungan—subwoofer dikurangi, line array dibatasi maksimal enam unit per gantungan, dan volume diatur di bawah 50–100 dB menggunakan pembatas khusus.
Baca juga: Parade Reog Meriahkan HUT ke-108 Karanganyar
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan tidak mengganggu masyarakat,” jelasnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyukseskan rangkaian peringatan hari jadi ke-108 kabupaten.
“Semua bergerak bersama dengan semangat gotong royong. Dengan gotong royong, kita bisa menghasilkan sesuatu yang lebih besar dan lebih baik untuk Karanganyar,” pungkasnya.(02)




