
SEMARANG, Jatengnews.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, perlunya kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi potensi bencana alam.
Ia meminta seluruh OPD dan pihak terkait bekerja dengan asumsi the worst situation agar setiap kemungkinan terburuk telah diantisipasi.
Baca juga : Begini Upaya Wali Kota Semarang Agustina Atasi Persoalan Banjir
“Kita harus siap menghadapi skenario terburuk. Jika itu terjadi, kita sudah punya langkah mitigasi yang matang,” ujar Agustina saat memimpin Rakor Forkopimda terkait kesiapsiagaan bencana, Rabu (19/11/2025), di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang.
Agustina menekankan pentingnya mengantisipasi prakiraan cuaca BMKG hingga akhir tahun, mengingat tingginya curah hujan menjadi pemicu utama bencana.
Ia juga mengarahkan Dinas PU, Disperkim, dan BPBD menyusun peta rinci daerah rawan banjir berdasarkan kejadian sebelumnya, hingga level kecamatan, kelurahan, dan RW. Pemetaan ini menjadi dasar penyusunan skenario penanganan yang lebih komprehensif.
Wali kota menambahkan bahwa upaya mitigasi harus sejalan dengan pembenahan infrastruktur, menjawab keluhan warga terkait persoalan banjir yang belum tuntas.
Baca juga : Tiga Bencana Terjadi di Semarang, Agustina Pastikan Penanganan Cepat
“Warga bertanya terus soal pajak dan anggaran kota, tapi banjir belum selesai. Maka mitigasi kali ini harus benar-benar berdampak pada perencanaan infrastruktur,” tegasnya. (03)