SEMARANG, Jatengnews.id – PSSI Jawa Tengah mengeluarkan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman mengenai masa bakti kepengurusan, penjadwalan Kongres Biasa Pemilihan, serta penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab/Askot di wilayah Jawa Tengah.
Dalam pernyataannya, PSSI Jawa Tengah menegaskan bahwa tuduhan adanya upaya mempercepat kongres atau memanfaatkan penunjukan Plt untuk kepentingan pemilihan Ketua PSSI Jawa Tengah adalah tidak benar dan tidak berdasar.
Baca juga: Asprov PSSI Jateng Menempati Kantor Baru
“Seluruh langkah yang kami ambil mengacu ketentuan resmi PSSI demi menjaga tata kelola organisasi dan keberlangsungan sepakbola di daerah,” tegas PSSI Jawa Tengah melalui rilisnya.
Masa bakti kepengurusan PSSI Jawa Tengah berlangsung hingga Januari 2026 sesuai SK Komite Pemilihan tahun 2022. Jadwal Kongres Biasa Pemilihan yang digelar sekitar satu bulan sebelum masa bakti berakhir telah melalui pembahasan Komite Eksekutif dan disahkan dalam Kongres Biasa pada 30 Oktober 2025.
PSSI Jawa Tengah juga telah menyampaikan laporan resmi kepada PSSI Pusat terkait penetapan waktu kongres. PSSI Jateng menambahkan bahwa sejumlah Asprov seperti Jawa Barat, Sulawesi Barat, dan NTB juga menggelar kongres pada tanggal yang sama, sehingga penetapan jadwal dinilai wajar dan sesuai mekanisme.
Penunjukan Plt Ketua dilakukan karena masa kepengurusan beberapa Askab/Askot telah berakhir sementara kongres pemilihan belum dapat dilaksanakan. Ketentuan ini merujuk Statuta PSSI 2025 dan Peraturan Organisasi 2025 yang mengatur hubungan Asprov dengan Askab/Askot.
“Kami wajib mengikuti aturan organisasi. Penunjukan Plt diperlukan agar administrasi dan komunikasi dengan anggota tetap berjalan,” tambahnya.
Baca juga: Asprov PSSI Jateng Sukses Gelar Kongres Tahunan 2024
Di sejumlah daerah, penunjukan Plt juga dilakukan atas permohonan KONI maupun pemerintah daerah demi memenuhi aspek legal-organisatoris, termasuk pelaksanaan Babak Kualifikasi Porprov pada November 2025. Kehadiran pimpinan sah dinilai penting untuk memastikan kelancaran aktivitas sepakbola daerah.
PSSI Jawa Tengah menyebut penunjukan Plt dilakukan secara selektif dengan menunjuk anggota Komite Eksekutif atau pengurus aktif yang dianggap mampu menjalankan tugas sementara.
PSSI Jawa Tengah mengimbau seluruh pihak tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak akurat dan tetap menjaga suasana kondusif menjelang Kongres Pemilihan pada 20 Desember 2025..(02)



